Senin, 22 Juli 2013



 


       Sukabumi,.


Penyelenggaraan Pasar murah  merupakan bentuk implementasi dari keimanan dan ketaqwaan, serta kepedulian Pemerintah Kota Sukabumi dan Tim Penggerak PKK Kota Sukabumi sebagai langkah antisipasi  membantu meringankan  masyarakat kaum dhuafa, dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, khususnya kebutuhan Sembilan Bahan Pokok (Sembako) dengan harga relatif murah.

Walikota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, S.H., M.M., ketika membuka secara pelaksanaan Pasar Murah dan Bazaar Sembako Ramadhan  1434 Hijriyah (15/7) .Untuk Kecamatan Citamiang, digelar di Halaman SDN Tonjong 1 Kecamatan Citamiang, kegiatan tersebut secara existing  dilaksanakan Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopperindag) bersama Tim Penggerak PKK Kota Sukabumi. Pasar Murah dan Bazaar Sembako Ramadhan tersebut, dilaksanakan selama 2 hari, tepatnya dari tanggal 15 sampai dengan 16 Juli 2013.

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Sukabumi, Ny. Hajah Esih Setiasih Muraz menjelaskan,  tujuan dilaksanakannya Pasar Murah dan Bazaar Sembako tersebut, untuk memberikan pelayanan ketersediaan Sembako murah bagi warga masyarakat, khususnya pada Bulan Ramadhan Tahun 1434 Hijriyah. sekaligus sebagai salah satu upaya merealisasikan aspirasi warga masyarakat, yang menghendaki, agar pada Bulan Ramadhan, di setiap Kecamatan di Kota Sukabumi dilaksanakan Pasar Murah dan Bazaar Sembako, untuk membantu sekaligus meringankan beban warga masyarakat, khususnya yang kurang mampu
Kepala Diskopperindag Kota Sukabumi, Drs. Dudi Fathul Jawad, M.Pd. menjelaskan, Pasar Murah dan Bazaar Sembako ini, dilaksanakan di setiap Kecamatan se Kota Sukabumi, masing-masing selama 2 hari. Antara lain, Kecamatan Citamiang di Halaman SDN Tonjong 1, dari tanggal 15 sampai dengan 16 Juli 2013, Kecamatan Cikole di Halaman Kantor Kelurahan Kebonjati, dari tanggal 17 sampai dengan 18 Juli 2013, serta Kecamatan Cibeureum di Halaman Kantor Kelurahan Babakan, dari tanggal 19 sampai dengan 20 Juli 2013.

Di Kecamatan Baros dilaksanakan di Halaman Kantor Kelurahan Baros, dari tanggal 21 sampai dengan 22 Juli 2013, Kecamatan Lembursitu di Halaman Kantor Kecamatan Lembursitu, dari tanggal 23 sampai dengan 24 Juli 2013, Kecamatan Warudoyong di Halaman Kantor Kelurahan Warudoyong, dari tanggal 25 sampai dengan 26 Juli 2013, serta Kecamatan Gunung Puyuh di Halaman Kantor Kecamatan Gunung Puyuh, dari tanggal 27 sampai dengan 28 Juli 2013



 Sukabumi


Pembangunan sarana saluran serat optik bawah tanah bersama (ducting) yang akan dilaksanakan dikota sukabumi,  apresiasi tinggi dari pemerintah pusat.

 Walikota Sukabumi, H.Mohamad Muraz, SH MM,  ketika menerima kehadiran Direktur PT Jasa Telekomunikasi dan Telematika Prov.Jabar bersama Masyarakat Telekomunikasi Indonesia, Irwansyah, Walikota  senin siang 22/7 2013 di ruang utama pada intinya telah menyatakan siap untuk pembangunan ducting tersebut. sebagai langkah antisipasi dalam membenahi estetika kota. 

Menurut , Irwansyah ,Ducting merupakan  sebuah alat untuk membantu mengisi kabel fiber optik ke dalam tanah di kedalaman sekitar 50 cm dan lebar galian 5-10 cm. "Selama ini kabel fiber optik di udara, nanti dimasukkan ke dalam ducting bersama .

"Dengan adanya ducting, maka 15 tahun yang akan datang tidak akan ada penggalian untuk fiber optik. Penggalian ducting pun dilakukan dengan teknologi mesin pemotong jalan (trancher) sehingga penggalian lebih sempit, tidak telalu banyak galian berserakan dan cepat. Untuk pembangunan ducting ini, pemkot tak mengeluarkan biaya karena kerja sama dengan provinsi"


Dikemukakan Direktur PT. Jasa Telekomunikasi dan Telematika Provinsi Jawa Barat, Sistem ducting merupakan sarana dan utilitas saluran infrastruktur jaringan komunikasi, yang dapat digunakan secara bersama oleh seluruh penyelenggara layanan komunikasi secara terpadu, dengan perencanaan dan penataan estetika kota. Penyediaan infrastruktur broadband secara menyeluruh telah ditetapkan menjadi bagian dari program nasional Master Plan Percepatan dan Perluasan Pembangunan (MP3EI) pada sektor pembangunan Information and Communication Technology (ICT) untuk penguatan konektivitas nasional.

"Ini untuk menjadikan Kota sukabumi sebagai smart city. Ducting ini sebuah alat untuk membantu mengisi kabel fiber optik ke dalam tanah dengan kedalaman sekitar 50 cm dan lebar galian 5 - 10 cm. Selama ini kabel fiber optik yang ada di udara kita coba turunkan, kemudian dimasukkan ke da­lam ducting. Hal ini berkaitan dengan estetika keindahan kota yang terganggu kabel yang tidak tertata dengan rapi".


Upaya memperlancar proses pembangunan Ducting Pemerintah Kota Sukabumi, akan segera mungkin untuk mempersiapkan sufrastrukturnya.




Sukabumi
Rapar Koordinasi Pelaksanaan APBD Tahun  anggaran 2013 triwulan II dilangsungkan Senin siang (22/7) di Operation room Setda










Senin, 08 Juli 2013



 SUKABUMI, 

Melalui kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas dan kerja ihlas ( 4-As )  berbagai prestasi diraih         oleh Pemerintah dan masyarakat kota sukabumi, termasuk peraihan  Piala Adipura yang ketiga kalinya dibidang kebersihan  tahun 2013.
 Sebenarnya bagi Pemerintah dan masyarakat Kota Sukabumi, juara bukan merupakan tujuan utama dalam setiap mengikuti kegiatan lomba, namun apabila dari hasil keras selama  ini selalu memperoleh predikat juara , itu merupakan suatu anugrah atau bentuk penghargaan yang diberikan pemerintah pusat, sebagai pemacu/pemicu bagi pemerintah kota dan kabupaten secara kompetitif dalam system pengelolaan dan pemeliharan  kebersihan. 

Walikota Sukabumi, H.Mohamad Muraz, SH, MM ketika melepas Tarhib Ramadhan dan Kirab Piala Adipura di lapangan merdeka sabtu, 6 juli 2013, dengan dihadiri unsur Muspida, Wakil Walikota, Sekotda, Ketua MUI, para Kepala OPD, Ketua TP. PKK serta undangan lainnya. 

Upacara pelepasan ditandai dengan pengukuhan Satuan tugas (Satgas)Patroli simpatik Ramadhan 1434 h dan penyerahan Tafrih Ramadhan berupa bantuian paket Sembilan bahan pokok kepada 2 ribu orang kaum duafa yang tersebar di 7 wilayah kecamatan, 33 kelurahan. 

Menurut ketua Panitya penyelenggara,Ir. H. Fifi Kusumajaya, MM Kirab piala adipua dan Pawai Tarhib Ramadhan diikuti 35 ribu peserta, terdiri para Alim ulama, tokoh masyarakat, pemuda dan ibu-ibu majelis taklim, TNI, POLRI, Organisasi Perangkat daerah, instansi vertical, perguruan tinggi , pondok pesantren dan Ormas pemuda islam dari 7 wilayah kecamatan









Menurut  Kepala Dinas Pengelolaan sampah Pertamanan dan Pemakaman (DPSPP) Dra. Hj. Lilis Astri Suryanita, bahwa Pasukan kuning (Petugas kebersihan) sebanyak 419 orang untuk menangani setiap harinya sebanyak 150 ton, baik sampah organik maupun non organik, untuk kemudahan pengangkutan dari TPS ke TPA, Ia mengharapkan kepada warga dapat membuang sampah ke TPS sesuai dengan jadwal pengangkutan atau sebelum armada angkutan  tiba, agar tidak terjadi penumpukan sampah di TPS .