Kamis, 15 Januari 2015

Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Sukabumi , Abdul Rachman, A.TD.


Sukabumi,

Pemasangan  17 camera CCTV  merupakan salah satu bagian dari program ITS (Intellegent Trasport Systems) yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Sukabumi melalui Dinas Perhubungan  di sejumlah titik ruas jalan .

 Melalui pemasangan CCTV tersebut menurut Sekretaris Dinas Perhubungan , Abdul Rachman, A.TD., upaya  mempercepat dan mempermudah pemantauan lalu lintas, di sejumlah  ruas jalan di wilayah Kota Sukabumi, termasuk kecelakaan dan kemacetan lalu lintas  serta berbagai pelanggaran yang dilakukan oleh para pengemudi kendaraan bermotor roda dua maupun roda empat.

  Kualitas dan kuantitas kamera yang dipasang “ungkap Abdul Rachman, A.TD., , disesuaikan dengan Pagu Anggaran  yang dialokasikan, khususnya untuk pembangunan ITS sebesar Rp. 6,69 milyar.

 “Kamera yang dipasang di sejumlah titik ruas jalan di wilayah Kota Sukabumi tersebut, memiliki kualifikasi yang tinggi. Dengan demikian, kamera tersebut tidak hanya berfungsi untuk memantau arus lalu lintas saja, akan tetapi juga untuk kepentingan lainnya. Oleh karenanya, daya tangkap kamera tersebut, kualitasnya sangat jauh berbeda dengan kamera CCTV biasa” ujarnya.

Lebih lanjut  Sekretaris Dinas Perhubungan mengatakan, Melalui pemasangan camera tersebut sebagai langkah strategis dalam mencermati  dengan   kondisi arus lalin . terutama yang menyangkut  dengan  kecelakaan dan kemacetan arus lalu lintas serta berbagai pelanggaran dapat ditangani  secara cepat oleh para petugas maupun dari Satlantas (Satuan Lalu Lintas) Karena seluruh kendaraan yang melakukan pelanggaran akan terlihat jelas, termasuk Nomor Plat Kendaraannya, serta akan langsung dicatat oleh para petugas di Ruangan Khusus Pemantauan di Gedung Dinas Perhubungan Kota Sukabumi./Dendayasa, SIp
 
SUKABUMI –

Luapan kegembiraan kembali dirasakan oleh warga kota sukabumi, khususnya didaerah pengembangan (selatan), keberpihakan pemerintah daerah terhadap masyarakat benar-benar telah  diwujudkan secara implementatif dalam bentuk kiprah nyata dengan dibangunnya Rumas Sakit baru  Type D AL-Mulk di Wilayah Kecamatan  Lembur Situ.

Pembangunan Rumah sakit gratis  tersebut sesuai dengan  janji politik  Walikota , H. Mohamad Muraz, S.H., M.M., dan Wakil Walikota , H. Achmad Fahmi, S.Ag., M.M.Pd., pada saat kampanye pencalonan Walikota dan Wakil Walikota periode tahun 2013-2018.

Janji politik lainnya yang telah direalisasikan meliputi  pemberian Kartu Sehat dan Kartu Cerdas bagi masyarakat miskin, pemberian bantuan operasional bagi para Ketua RW sebesar 150 ribu rupiah dan Ketua RT sebesar 100 ribu rupiah per bulan, serta pemberian bantuan untuk pembangunan di setiap wilayah RW masing-masing sebesar 15 juta rupiah per tahun.

H. Mohamad Muraz mengatakan, keberadaan RS AL-Mulk sangat vital karena tidak hanya untuk mengurangi volume warga yang berobat ke RSUD R Syamsudin SH, namun juga untuk melayani warga dari luar Kota Sukabumi yang ada di perbatasan.

“Bagi warga luar kota silahkan berobat tapi bayar, Saya ingin rumah sakit ini tidak hanya melayani warga kota saja, tapi warga dari daerah lain juga terlayani,” ujarnya.

 Kepala Dinas Kesehatan , Dr Rita Nenni mengatakan, pembangunan Rumah sakit Al-Mulk telah menghabiskan dana  anggaran bertahap sesuai dengan evaluasi dikisaran Rp.5-8 Miliar, Sedangkan untuk fasilitas dibantu oleh lima dokter yang diambil dari wilayah sekitar.

“Pertimbangan dirubahnya Puskesmas Lembursitu menjadi RS type D , karena Puskesmas tersebut sudah lama ditunjuk sebagai Puskesmas Rawat Inap dan Puskesmas Rujukan serta ditinjau   dari segi lahan dan sarananya telah  memadai , sedangkan  untuk Puskesmas Lembursitu, lokasinya akan dipindahkan ke tempat lain, karena keberadaannya masih dibutuhkan oleh masyarakat.”ujarnya

Lebih lanjut  Dr Rita Nenni mengemukakan Bahwa  “Perubahan Puskesmas Lembursitu,  menjadi UPT (Unit Pelaksana Teknis) RS (Rumah Sakit) Type D Pratama AL-Mulk  berdasarkan arahan serta instruksi Walikota , H. Mohamad Muraz, S.H., M.M., dan Wakil Walikota  H. Achmad Fahmi, S.Ag., M.M.Pd.

“Kondisi UPT RS saat ini,n telah memiliki dokumen Fisibility Study, Master Plan serta UPL dan UKL, memiliki DED untuk pembangunan dan pengembangan pada tahun-tahun mendatang, meliki izin operasional dari BPMPT, adanya regulasi dan Peraturan Walikota Sukabumi sebagai dasar pendirian UPT RS, memiliki Pejabat Struktural Kepala UPT RS dan Kepala Tata Usaha, serta Pejabat Fungsional  yang terdiri dari dokter, perawat, bidan, laboratorium dan tenaga administrasi, serta memiliki dana untuk operasional UPT RS, dan untuk jasa pelayanan tahun 2015”ujarnya 
Namun demikian, menurut Dr. Rita,  masih ada kebutuhan yang harus segera dipenuhi, khususnya untuk menunjang pelaksanaan serta kelancaran dan keberhasilan pelayanan kesehatan di UPT RS ini. Diantaranya penambahan SDM, terutama dokter, dokter spesialis, perawat, bidan, laboratotium, radiologi, nutrisionis, Alkes (Alat Kesehatan) penunjang pelayanan, serta biaya untuk pengembangan fisik UPT RS ini. 

 Berkaitan dengan hal tersebut, pada tahun 2015 , pihaknya akan mengusulkan penambahan SDM THL, pembiayaan untuk Alkes dan pembangunan fisik UPT RS, baik dari APBD Kota Sukabumi, maupun dari APBD Provinsi Jawa dan APBN, serta penyediaan Alkes melalui anggaran DAK.

Menurut tokoh masyarakat setempat, Zakaria  ( wakil ketua PK KNPI Kecamatan Lembursitu) , pelayanan kesehatan bukan masalah gratis atau tidaknya, namun yang terpenting  adalah mutu  pelayanan kesehatan itu sendiri  yang langsung dapat dirasakan   masyarakat. ujarnya

Upacara peresmian dilangsungkan (15/1) 2015 dengan  dihadiri, Wakil Walikota , Pimpinan dan Anggota DPRD, unsur Muspida, Sekretaris Daerah , Ketua dan Wakil Ketua TP PKK, para Asisten dan Staf Ahli Walikota , para Kepala OPD  dan Instansi Vertikal, para Camat dan Lurah, Alim Ulama, Tokoh Masyarakat dan Pemuda  serta undangan lainnya/dendayasa,SIp

Rabu, 31 Desember 2014


Foto Dok Hari Humas Prot Bagian Umum  Kota Sukabumi

Sukabumi,
Dalam setiap menghadapi  tibanya penggantian tahun  di Kota Sukabumi  dilaksanakan apel siaga di halaman balaikota serta Sujud Syukur yang dilaksanakan setelah sholat berjamaah magrib dan isya di mesjid jamie Al-Ikhlas Sekretariat Pemda yang  dilengkapi dengan ceramah keagamaan dan sambutan Walikota.


Apel Malam Tahun Baru 2015 dilangsungkan rabu petang (31/12) 2014  ditandai  dengan Pencanangan Gerakan Keselamatan Berlalu Lintas Menuju Indonesia Tertib “ Keselamatan Nomor 1 di Kota Sukabumi, dilanjutkan dengan penandatanganan spanduk dukungan aksi keselamatan serta Yel-yel aksi keselamatan berlalu lintas yang dipimpin oleh Kasat Lantas Sukabumi Kota AKP Karyaman.

Pada kesempatan yang sama    Walikota, H. Mohamad Muraz, SH MM beserta unsur Muspida melakukan sidak ke terminal bis dan Kantor Dinas Perhubungan serta meninjau  kondisi  Traffic Management Center yang dibangun dijalan Jend. Sudirman.
Walikota, H.Mohamad Muraz, SH MM mengemukakan bahwa sudah menjadi tradisi   dalam setiap malam pergantian tahun    di wilayah hukum Pemerintah Kota Sukabumi, hampir semua 

ruas-ruas jalan utama sesak dipadati kendaraan bermotor roda dua maupun roda empat termasuk para pejalan kaki yang datang dari arah timur, barat, utara dan selatan secara individu maupun  kelompok menuju ruang publik lapangan merdeka, tempat hiburan, Café,   hotel , restoran , rumah makan dan  swalayan.
“Mencermati kondisi demikian Pemerintah Kota sukabumi bekerjasama dengan TNI, Polri dan komponen masyarakat secara terpadu  melakukan kesiapan dan persiapan yang dikonsolidasikan melalui apel siaga tahun baru, upaya menciptakan nuansa  ketertiban, keamanan  dan kenyamanan  masyarakat pribumi maupun pendatang dalam  penyambutan tibanya pergantian tahun”.


 
Lebih lanjut dikemukakan Walikota, berdasarkan fakta, penggunaan kendaraan bermotor roda dua maupun roda empat di kota sukabumi dari tahun ke tahun mengalami peningkatan yang berdampak terhadap pelanggaran, kemacetan dan kecelakaan lalu lintas.
Oleh karena demikian “ungkap Walikota “ untuk mengurangi kecelakaan lalu lintas diperlukan adanya kesadaran dan komitmen bersama dalam aksi nyata keselamatan berlalu lintas, karena terjadinya kecelakaan biasanya diawali dengan pelanggaran  serta kurangnya kepedulian dalam mematuhi rambu-rambu lalu lintas.
“ Marilah Kita berkomitmen untuk meningkatkan kualitas perilaku pengguna jalan dan secara terus menerus menumbuhkan budaya keselamatan berlalu lintas sebagai suatu kebutuhan “ ujarnya/dendayasa,SIp

Senin, 29 Desember 2014



Sukabumi,
Dalam waktu dekat ini Kelurahan Subangjaya kecamatan cikole  akan segera memiliki gedung layak anak yang akan dibangun di atas area 400 m2 di daerah Ciaul pasir RW.08 dan  guna mewujudkan gedung tersebut Gubernur provinsi jawa barat telah memberikan dana hibah bansos sebagai stimulus sebesar Rp 100 juta.

Penyerahan dana bantuan dilangsungkan pada upacara pembentukan Kelurahan Layak anak selasa (30/12) 2014 di ruang pertemuan Kelurahan subangjaya   yang diserahkan oleh Kepala BPMPKB kota  Sukabumi, Drs. H. Suwarsa,MSi  kepada ketua kelompok layak anak, Rudy  dengan disaksikan Ketua TP.PKK. Ny. Hj. Esih Setiasih Muraz dan  SKPD terkait. Lurah serta  tokoh masyarakat setempat . 

 Kepala BPMPKB atas nama Walikota sukabumi mengemukakan , bahwa bantuan dana hibah bansos tersebut  sebagai stimulus dari pemerintah provinsi jawa barat yang  harus diikuti dengan partisipasi aktif masyarakat, upaya mempercepat kehadiran  pusat bermain anak tersebut.

“ Bertambahnya jumlah penduduk yang diikuti dengan merebaknya pembangunan  pemukiman mengakibatkan semakin menyempitnya ruang gerak, interaksi,  ber-ekpresi anak, sehingga melalui pembangunan gedung layak anak ini sebagai solusi terbaik bagi peningkatan martabatabat dan kecerdasan dimasa kini dan mendatang,”.ujarnya

Dikemukakannya, bahwa sejak 5 September 1990 Indonesia telah meratifikasi konvensi Hak Anak sebagai langkah  komitmen dalam menghormati dan memenuhi hak anak, tertuang dalam Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 28 B (2),  operasionalnya pada Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Untuk mentransformasikan hak anak ke dalam proses pembangunan, pemerintah mengembangkan kebijakan Kota Layak Anak. 

 “Dimulai dari keluarga RT, RW, kelurahan, kecamatan, kabupaten, kota, provinsi dan Indonesia. Itu mengintegrasikan berbagai peraturan maupun pembangunan yang memberikan kenyamanan dan keamanan bagi anak untuk proses tumbuh dan berkembang. Mulai dari komitmen eksekutif, legislatif  maupun masyarakatnya.  “

Menurut Kepala Kelurahan Subangjaya, tahun 2012 Kelurahan subangjaya mampu  tampil sebagai juara pertama dalam lomba kelurahan di tingkat nasional, sebagai langkah inovasinya dilakukan  melalui pembangunan jalan tembus kokon komariah , Poliklinik Salma dan taman makam warga yang berbasis lingkungan dari swadaya murni masyarakat/Dendayasa, SIp

Selasa, 16 Desember 2014



Sukabumi,
Bagi warga kota dan Kabupaten  sukabumi nama  BAH Tatan (Tatan Kustandi ) sudah tidak asing lagi, sosok  seorang Wakil ketua Dewan Perwakilan Rakyat daerah (DPRD) Kota Sukabumi dari partai pengusung Presiden RI (PDIP) yang dibilang cukup  peka  terhadap kepentingan warga .

Baik dari sisi pendidikan kesehatan  maupun EKONOMI , secara argumentatif beliau tidak sunkan-sunkan untuk melakukan korektif terhadap pemerintah daerah, manakala terdapat kebijakan yang kurang berkenan  atau tidak seiring dengan aspirasi yang berkembang di masyarakat.

Diakui  para awak media dan seorang sesepuh jurnalis dari mingguan ternama di jawa barat  “SKU Aspirasi Rakyat” , Akiryadi , bahwa Bah Tatan  adalah sosok seorang wakil ketua dewan yang benar-benar memiliki kepekaan terhadap warga kurang mampu. Beliau tidak hanya pandai berucap kata , namun terjun langsung kelapangan untuk memediasi menyelesaikan kepentingan warganya.

Ketika dimintai keterangannya oleh SKU Aspirasi Rakyat jumat siang (12/12) 2014  melalui jalur satu-satu Bah Tatan Rustandi mengemukakan, “ Kami melakukan control social ke pihak Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) semata-mata demi kemajuan kota sukabumi kedepan.

 “ Pemerintah daerah  telah melakukan reformasi birokrasi dari penguasa menjadi pelayanan masyarakat”  sehingga secara implementatif tentunya seluruh SKPD harus mampu menterjemahkan hal dimaksud melalui mutu pelayanan terbaik  sesuai dengan peran dan fungsinya cepat, tepat,  akurat dan terpercaya” Ujarnya/dendayasa,SIp