Minggu, 10 April 2016


Foto dok ; Feranti bersama putri keayangannya

  Sukabumi, 
Asisten Administrasi Setda Kota Sukabumi, Drs. H. Ipin Syarifin, MSi, atas nama Sekretarias daerah pimpin Doa bersama atas wafatnya Feranti ( kasubdid  Bpmpt kota Sukabumi ), putri Almarhum.Fery Sudradjat  Endjo, di rumah sakit Kartika.

Doa bersama dilangsungkan pada kesempatan apel  pagi di halaman balaikota senin (11/4) dengan dihadiri para Asisten, Staf akhli Walikota, para Kepala SKPD, Kepala bidang, para Kasie dan segenap karyawan wati dilingkungan sekretariat, DPKAD, BKPP, Kominfo dan perpustaskaan.

Pada kesempatan yang sama Asisten administrasi  mengingatkan kepada seluruh karyawan –wati dilingkungan pemerintah kota sukabumi, untuk lebih memahami  undang-undang nomor 24 tahun 2009. Tentang  Bendera, Bahasa  dan Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan yang disahkan pada tanggal 9 Juli 2009 dan  UU  ini secara umum memiliki 9 Bab dan 74 pasal yang pada pokoknya mengatur tentang praktik penetapan dan tata cara penggunaan bendera, bahasa dan lambang negara, serta lagu kebangsaan berikut ketentuan – ketentuan pidananya. 

Lebih lanjut dikemukakan Drs. H. Ipin Syarifin, MSi,  ada tiga hal tujuan dari dibentuknya UU No 24 Tahun 2009 ini adalah untuk (a) memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia; (b) menjaga kehormatan yang menunjukkan kedaulatan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia dan (c) menciptakan ketertiban, kepastian, dan standarisasi penggunaan bendera, bahasa, dan lambang negara, serta lagu kebangsaan.
“Pelecehan terhadap lambang negara dikenakan sanksi hukuman dengan  kurungan selama 5 tahun dan  denda sebesar  Rp 500 juita” ujarnya /dens


Kamis, 07 April 2016




Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi  beserta  Sekretaris Daerah  dan segenap Karyawan-wati dilingkungan Pemerintah Daerah Kota Sukabumi menyampaikan Rasa belasungkawa atas wafatnya ;

Sutisna, SH Mantan Bupati Cirebon dan Sekretaris Daerah Pemda Kota Sukabumi Dan
Utje Hamid  Suganda Bupati Kabupaten Kuningan
Semoga  almarhum dan almarhumah diterima iman islamnya, diampuni segala dosa perdosaan dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan lahir bathin. Amiii. Ya Robbal Aalamin.

Sabtu, 02 April 2016



 
Sukabumi,
Pembuatan Kartu Tanda Penduduk ( KTP) ,Akte kelahiran dan  Kartu keluarga (KK)  gratis serta pelayanan Keluarga berencana (KB) dan pemberian  merchandise menghiasi jalannya kegiatan Gerak jalan santai yang dilangsungkan dalam rangka memeriahkan hari jadi kota sukabumi ke 102 di halaman   balaikota  minggu (3/4)  2016.

Penyerahan KTP, KK dan Akte kelahiran serta  merchandise secara simbolis diberikan oleh Wakil Walikota, H. Achmaf Fachmi, SAg.MM.Pd dan Ka Disdukcapil, Iskandar, S.STP  dengan disaksikan para peserta gerak jalan santai . 

Pada kesempatan tersebut Wakil Walikota mengemukakan , Hari ini harus lebih baik dari hari kemarin dan hari esok harus lebih baik dari hari ini, telah banyak hasil pembangunan yang telah banyak  dirasakan nilai manfaatnya bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, termasuk yang dilakukan secara mobile oleh  Disdukcapil . 

Menurut salah seorang tokoh masyarakat perum bumi baros kencana, Endang Sulaeman ketika dimintai keterangannya mengemukakan  bahwa pemerintah kota sukabumi sesuai Dengan visinyanya,  tidak hanya sebatas  obral janji, tapi bukti, segala bentuk fasilitas umum dibangun , dibenahi bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat/Dendayasa

Kamis, 31 Maret 2016



 Sukabumi,

Badan Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu (BPMPT) tampil sebagai juara pertama dalam Kominfo Award  2016, penyerahan piala dan piagam penghargaan  oleh Walikota, H. Moch. Muraz, SH, MM kepada kepala BPMPT, Beny Haerani, MM  pada puncak acara peringatan Hari Jadi Kota sukabumi ke-102 dilapangan merdeka jumat siang (1/4).

Pada kesempatan yang sama Walikota menyerahkan piala dan piagam penghargaan kepada kepala Kantor Perpustakaan, Nikeu Siti Rahayu, MM sebagai  juara II .
Menurut Kepala Kantor Kominfo, Gabril.M. Sukarman, MM, bahwa diselenggarakannya Kominfo Award, 2016 upaya memacu dan memicu Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dalam meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat seiring dengan kemajuan Teknologi informasi dan Komunikasi (TIK) dewasa  ini. 

Dari hasil tinjauan lapangan “ungkap Gabril”, dari seluruh SKPD yang ada, BPMPT tercatat sebagai SKPD yang telah memenuhi nilai kepatutan dalam mencermati kemajuan TIK tersebut dengan membangun mutu layanan cepat, tepat akuran dan terpercaya yang dituangkan melalui Wibsite www.bpmpt.sukabumikota.go.id, dengan aplikasi pendukung Sistem informasi perizinan kota sukabumi (SIAPI), SIPO, APLIKASI SIP JAKI dan SPIPISE. Disamping brosur, media sosial Facebook, Twitter@bpmpt kotsi dan update medsos perkegiatan yang dilengkapi dengan medsos narasi dan gambar (foto) tentang kegiatan/Dens




Selasa, 29 Maret 2016


 
Sukabumi,
Posyandu digerakan dari oleh dan untuk masyarakat ,  sebagai ujung tombak pelayanan dasar  kesehatan di tingkat RW. Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) merupakan lini terdepan ,  maka  sudah sepantasnya untuk memperoleh  perhatian  serius dari pemerintah daerah.

Kabid Pemberdayaan masyarakat BPMPKB kota Sukabumi, Fajar Muharam, SPd pada kesempatan Rapat koordinasi Pokjanal Posyandu dan Persiapan lomba Posyandu tahun 2016 yang dilangsungkan sel;asa (29/3)  di ruang pertemuan BPMPKB dengan dihadiri OPD terkait dan Kominfo  serta aparat wilayah Kecamatan dan kelurahan.

Lebih lanjut di kemukakan Fajar Muharam, SPd bahwa perkembangan Posyandu di kota sukabumi dari tahun ke tahun mengalami peningkatan, dari tahun 2011 hingga tahun 2016  dari 440 menjadi 452 yang terdiri posyandu strata pratama, madya, purnama dan mandiri, Peningkatan jumlah Posyandu diikuti pula dengan peningkatan jumlah kader posyandu  dari 2.296 menjadi  2.730 kader . ujarnya

“ Lomba Posyandu tingkat kecamatan akan dilangsungkan pada bulan april tahun 2016 dan hasil lomba diserahkan kepada kecamatan  masing-masing yang dilampiri berita acara hasil  penilaian untuk selanjutnya dilaporkan ke Pokjanal kota sukabumi, pada tanggal 22 april 2016, melalui bidang pemberdayaan masyarakat pada BPMPKB”.

Pada kesempatan yang sama Kabid BPMPKB menambahkan , bahwa Indikator penilaian meliputi organisai posyandu, jumlah kader, pembagian tugas kader, jumlah kader yang sudah dilatih, jumlah bayi dan balita sasaran, keterlibatan dukungan tokoh masyarakat dan kelengkapan pencatatan sistem informasi posyandu. ulasnya./ Dens