| |||||
Minggu, 18 Agustus 2013
22.04
jek
21.10
jek
Program unggulan yang
telah menjadi trend dan menjadi kalender tahunan yaitu program Safari Ramadhan Muspida. mulai tahun 2013 program tersebut dilengkapi
dengan Jumat keliling (jumling) dan kultum ba’da dzuhur bagi segenap karyawan dan
karyawati serta masyarakat yang
dilaksanakan di mesjid Jami Al Iklash Setda.
Melalui program semacam
ini ternyata telah mampu menyerap aspirasi yang berkembang di masyarakat dan
secara dialogis masyarakat memiliki
keleluasaan untuk menyampaikan berbagai keinginannya sehingga terbangun
simbiosis mutualism.
Konteks ritual dan
sosial dalam bulan suci Ramadhan menghiasai perjalanan kegiatan Safari Ramadhan
karena diwarnai siraman rohani oleh MUI , pengarahan walikota dan wakil
walikota, serta dihiasi dengan penyerahan dana bantuan sarana keagamaan bagi
para pengurus DKM mesjid Jamie.
Tidak hanya sebatas
itu, setiap bulan suci Ramadhan Pemerintah kota Sukabumi menyerahkan dana
bantuan munggah dan ketupat lebaran
bagi para ketua RT dan RW, kaum duafa, panti-panti asuhan, abang beca, kusir
delman, dengan tidak melihat secara administatif kediaman mereka. Hal ini
tentunya, upaya mewujudkan pemerintahan rahmatan
lil alamin.
Pada prinsipnya
pemerintah kota Sukabumi sesuai dengan regulasi yang ada tengah melakukan
reformasi birokrasi dari penguasa
menjadi pelayan masyarakat. Kendati di sana sini masih terdapat kekurangan.
Namun, pada prinsipnya walikota dan wakil walikota Sukabumi telah menancapkan
niat dan tekat untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih baik bagi
peningkatan indeks pembangunan manusia (IPM ) baik dari segi pendidikan,
kesehatan, maupun ekonomi.
20.49
jek
Sukabumi
Luapan kegembiraan
menyelimuti kaum muslimin dan muslimat di seluruh penjuru dunia termasuk di
wilayah hukum pemerintah kota Sukabumi. Gema takbir, tahmid, dan tahlil
berkumandang di Masjid-masjid jami maupun surau. Hampir semua ruas jalan utama
benar-benar dipadati kerandaan bermotor roda dua maupun roda empat. Sehingga
mengundang petugas aparat kepolisian (Satlantas) harus bekerja ekstra.
Dengan sistem buka
tutup dan pengaturan satu jalur dilakukan oleh
para petugas serta pengalihan satu arah telah mampu menjawab mengurai
terhadap kemacetan. Sehingga arus barang
dan orang berjalan dengan tertib, aman, dan lancar.
Menyikapi malam
takbiran, Pemerintah kota Sukabumi bersama TNI dan Polri serta ormas pemuda dan
dinas instansi terkait menerjunkan para petugas di lapangan yang di tempatkan
di setiap posko-posko yang telah ditentukan yang diawali dengan Apel Siaga yang
dilangsungkan di halaman Balai Kota Rabu Sore 7 Agustus 2013.
Walikota dan wakil
walikota beserta unsur Muspida tidak hanya sebatas duduk di belakang meja, beliau
terjun langsung ke lapangan menelusuri ruas-ruas jalan protokol terutama pada
ruas jalan Ahmad Yani , menyaksikan secara langsung pembongkaran pasar Marema.
Ruas jalan ini hampir setiap tahun kerap dipadati sejumlah pengunjung dari
dalam dan luar kota Sukabumi. Kehadiran kondisi demikian ternyata menjadi
sebuah peluang bagi para pedagang kaki lima dan asongan. Dan sebaliknya,
konsumen merasa diuntungkan dapat memperoleh barang pangan dengan harga yang
cukup relatif murah.
Hampir setiap tahun
ruas jalan Ahmad Yani tidak bisa dilalui kendaraan bermotor roda dua apalagi
roda empat, karena membludaknya para pengunjung pada malam pergantian tahun dan
malam takbiran. Sehingga tidak heran aparat kepolisian (Satlantas) dan para petugas kebersihan pun harus bekerja
ekstra untuk memulihkan ruas jalan tersebut kesemula termasuk pada ruang publik
lapangan Merdeka setelah pelaksanaan shalat Idul Fitri, Idul Adha, maupun
pergantian tahun baru.
Kamis, 15 Agustus 2013
18.03
jek
Walikota Sukabumi H.M.Muraz, SH, MM menyerahkan santunan kecelakaan lalulintas kepada ahli waris dua warga meninggal dunia yang masuk dalam wilayah hukum Polres Sukabumi Kota selama arus mudik dan balik lebaran tahun ini,
Penyerahan santunan dilangsungkan pada acara Halal Bil-Halal dan Riung Mumpulung dengan Pejuang Perintis, Janda pejuang perintis, PWRI Angkatan 45 , Organisasi Kejuangan, Organisasi. Pemuda, Org. Wanita, Tokoh Masyarakat, Tokoh agama dalam rangka HUT Kemerdekaaan RI ke 68 tingkat Kota Sukabumi. di Balaikota , rabu 14/8 2013.
Santunan diterima langsung oleh Darmiansyah orangtua korban kecelakaan Gilang Ramadhan (16) warga Kp. Cisaat RT 06/02 Desa/Kecamatan Cisaat Kabupaten Sukabumi, serta Euis Fitriani istri dari Rudi Hardian (30) warga Kp. Tugu RT 02/04 Kelurahan Jayaraksa Kecamatan Baros, Kota Sukabumi.
Pada kesempatan yang sama Ketua TP. PKK Kota Sukabumi, Ny. Hj. Esih Setiasih Muraz selaku ketua Gerakan Nasional Orang Tua Asuh ( GN-OTA)Gambar sisip 1 menyerahkan santunan kepada sejumlah anak warga kurang mampu yang duduk dibangku sekolah disemua jenjang pendidikan berupa Uang, pakaian seragam, Tas dan alat kelengkapan sekolah lainnya dengan disaksikan , Wakil Walikota Sukabumi H. Achmad Fahmi,SAg,MM PD unsur Muspida, Ketua DPRD, Aep Saefurachman SE, Kepala PT. Jasa Raharja Perwakilan Sukabumi, Safarudin SP serta unsur OPD dan undangan lainnya.
Menurut Kepala PT.Jasa Raharja Perwakilan Sukabumi, Safarudin, SP “Penyerahan santunan secara simbolis ini sebagai bentuk pelayanan prima Jasa Raharja kepada masyarakat korban kecelakaan lalulintas khususnya selama arus mudik dan balik tahun ini,”SP Penyerahan santuan kecelakaan oleh Walikota Sukabumi mengingat ada salah satu warganya yang meninggal dunia karena lakalantas, meski ada warga Kabupaten Sukabumi juga yang berdomisili di Cisaat juga ikut diserahkan secara bersamaan mengingat termasuk dalam wilayah hukum Polres Sukabumi Kota.
Berdasarkan data yang diperoleh dari PT. Jasa Raharja Perwakilan Sukabumi, selama H-7 hingga H+5 sudah ada 12 ahli waris korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalulintas yang mengajukan klaim santunan baik di wilayah Kabupaten Sukabumi, Cianjur dan Kota Sukabumi.
“Dari 12 pengajuan klaim tersebut, 10 diantaranya sudah dibayarkan. Tinggal sisanya 2 klaim lagi masih dalam proses. Total klaim asuransi yang dibayarkan kepada 10 korban meninggal dunia akibat lakalantas mencapai Rp. 250 juta,” tandasnya.
“Data pembayaran santunan kecelakaan selama bulan Januari-Juli 2013 mencapai total Rp. 7.694.364.867. Antara lain santunan kecelakaan bagi korban meninggal dunia Rp. 6.4 miliar, luka luka Rp. 1,1 miliar, cacat tetap Rp. 72,5 juta dan penguburan Rp. 10 juta”.
Sedangkan pada periode yang sama dengan tahun 2012, total santunan mencapai Rp. 8,4 miliar yaknis antunan korban meninggal dunia Rp. 6,5 miliar, luka-luka Rp.1,7 miliar, cacat tetap Rp. 99 juta serta penguburan 10 juta.
“Dibandingkan dengan pembayaran santunan ditahun 2012, tahun in i terbilang menurun sebesar Rp. 750 juta atau 9,75 persen,” tegasnya.
Diungkapkannya, penurunan tersebut disebabkan karena semakin meningkatnya kesadaran masyarakat pengguna jalan raya tentang tertib berlalulintas, lalu sosialisasi kepada seluruh elemen masyarakat tentang asuransi jasa raharja. Hal tersebut juga tidak terlepas dari terpasangnya rambu-rambu peringatan dan pengobatan gratis kepada awak kendaraan umum dalam rangka pencegahan laka lantas.
Ketika dimintai keterangannya ahli waris korban kecelakaan Darmiansyah, ia menyatakan rasa puas atas pelayanan prima yang telah diberikan secara maksimal oleh PT. Jasa Raharja Sukabumi. Karena sebelumnya “ Saya tidak menyangka, akan memperoleh asuransi kecelakaan.”
“Selesai pengajian kami menerima Telpon dari petugas Jasa Raharja, padahal tidak tahu menahu atau berniat untuk mengurus asuransi kecelakaan. Alhamdulillah proses penyelesaian santunan begitu cepat hanya dua hari dan saya sangat puas dengan pelayanannya,” ungkapnya.
02.52
jek
Sukabumi,
Walikota Sukabumi,
H.Mohamad Muraz, SH MM, pada kesempatan Apel pagi pertama masuk kerja di
halaman balaikota senin 12 agustus 2013,
dengan dihadiri Wakil walikota, Sekotda, para Asisten, Staf akhli, unsur Kepala
Oerganisasi perangkat daerah serta segenap karyawan-karyawati.
Selepas
Apel pagi Walikota didampingi dinas instansi terkait melakukan inspeksi
mendadak ke Kampung Pasir Pogor Kecamatan Gunung puyuh dan Ke Terminal
bis Sudirman serta melakukan peninjauan ke Terminal bis baru yang
berlokasi di jalan Lingkar selatan yang masih dalam tahap
pengerjaan../Dendayasa
01.25
jek


Sukabumi,Empat Pilar bangsa meliputi Pancasila, Undang-undang Dasar 45,NKRI dan Bhineka Tunggal Ika yang musti selalu dijaga bagi keutuhan bangsa dan negara termasuk pesan Presiden Republik Indonesia pertama Ir. Soekarno pada pidato terakhirnya pada tahun 1966 yaitu "JasMerah" yang berarti jangan sekali-kali melupakan sejarah.
Walikota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, SH, MM pada Acara Penganugrahan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya dari Presiden RI kepada 339 Pegawai Negeri sipil dilingkungan Pemerintah Kota Sukabumi yang telah mengabdi kepada Pemerintah Kota Sukabumi selama 10 tahun, 20 tahun dan 30 tahun.Acara tersebut dilangsungkan di Gedeung Juang 45 kamis 15 agustus 2013 dengan dihadiri unsur Muspida, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta undangan lainnya.
Dikemukakannya, Penghargaan Satyalancana Karya Satya merupakan satu apresiasi yang diberikan atas dedikasi dan loyalitas para Pegawai Negeri Sipil dalam mengemban tugasnya masing - masing.
Pada kesempatan tersebut Walikota menghimbau kepada para PNS agar mengetahui dan memahami visi Walikota - Wakil Walikota Sukabumi periode 2013-2018 yaitu "Dengan Iman dan Taqwa Mewujudkan Pemerintahan Yang Rahmatan Lil A'lamin". Pemahaman PNS akan visi dirasa penting karena merupakan acuan dan arah pembangunan Kota Sukabumi untuk 5 tahun kedepan.
Jumlah PNS yang menerima penghargaan sebanyak 349 orang terdiri, 29 orang PNS menerima
Satyalancana Karya Satya 10 tahun, 112 orang PNS menerima Satyalancana
Karya 20 tahun, dan 198 PNS menerima Satyalancana Karya Satya 30 tahun.
Langganan:
Postingan
(
Atom
)












