Jumat, 05 Juli 2013





Sukabumi,

  Gerakan Nasional  Indonesia Bersih (GNIB) di Kota Sukabumi   sebagai momentum meningkatkan komitmen terhadap kebersihan lingkungan
Pencanangan Gerakan Kota Sukabumi Bersih merupakan upaya memotivasi dan mendorong masyarakat agar semakin peduli dalam menyehatkan lingkungannya, melalui berbagai tindakan nyata.

Walikota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, SH, MM pada upacara pencanangan GNIB yang dilangsungkan jumat pagi 5 juli 2013 di lapangan merdeka dengan dihadiri unsur Muspida, Kepala Organisasi Perangkat daerah (OPD)  serta diikuti peserta upacara antara lain, TNI, POLRI, Dinas Perhubungan, Pemadam Kebakaran, Ormas Pemuda Pramuka,Pelajar serta sejumlah petugas Kebersihan .

Dikemukakan Walikota, GNIB merupakan inisiatif pemerintah untuk melaksanakan amanat Undang-Undang nomor 18 tahun 2008 dan Peraturan Pemerintah nomor 81 tahun 2012 serta Perda No 17 tahun 2011 tentang Pengelolaan Sampah.



."Setiap orang/Badan dalam Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga wajib menangani Sampah dengan cara yang berwawasan lingkungan.  Setiap pedagang wajib menyediakan Tempat Sampah, berasal dari kegiatan usahanya dan wajib dibuang isinya ke TPS". 



Sama halnya bagi Setiap pemilik dan/atau pengemudi kendaraan umum maupun perorangan wajib menyediakan Tempat Sampah di dalam kendaraannya. penyesuaian terhadap volume Sampahyang dihasilkan.Tempat Sampahsekurang-kurangnya memenuhi kriteria .tertutup rapi dan.tidak menimbulkan  bau busuk. Setiap orang atau badan yang menyelenggakan suatu keramaian, wajib membersihkan sampah di lingkungan tempat diadakannya keramaian dan membuangnya ke TPA.

Bagi Pengembang kawasan permukiman, kawasan komersial, kawasan industri dan kawasan khusus wajib menyediakan TPS dan/atau fasilitas pemilahan Sampah  sedangkan  untuk kegiatan usaha wajib membuang Sampah yang tidak termasuk Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) atau yang dapat menimbulkan gangguan lingkungan hidup langsung ke TPA .Setiap pelaku usaha wajib menciptakan lingkunganyang bersih, nyaman dan sehat.

GNIB di Kota Sukabumi menurut rencana akan dilaksanakan sebulan sekali secara terpadu dan yang menjadi sasaran utama adalah  pasar tradisional dan sepanjang pertokoan serta kawasan padat PKL.



















  


Sukabumi,

 Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke XX tahun 2013 Tingkat Kota Sukabumi di pusatkan di BBAT jumat 5 juli 2013 diwarnai dengan Temu wicara dan penyerahan santunan menjelang bulan suci Ramadhan 1434 hijriyah  kepada 594 Abang becak sebesar Rp 59.400.000 masing2 memperoleh Rp 100.000 secara simbolis diserahkan Walikota   kepada Usin dari Kelurahan Subangjaya, Sukriya dari Kelurahan Sukakarya, Cucu dari Kelurahan Dayeuhluhur, Deden Efendi dari Kelurahan Cisarua dan Sukandi dari Kelurahan Kebonjati.

Pada kesempatan itu pula Walikota, H. Mohamad Muraz, SH,MM menyerahkan piala dan piagam penghargaan kepada Peraih nilai Ujian nasional tertinggi masing2 kepada Nasrullah dari SMKN 1, Darwin Armando Pakpahan dari SMA Mardiyuana, Shinta EEllisya Fauzia SMAN I, Ides Nurhadianti Mada Ningsih SMPN 2 dan Inggit Nuryani SDN Cijangkar I.

Selanjutnya penyerahan piala dan piagam penghargaan kepada sejumlah pemenang lomba Posyandu, Pelaksanaan Bulan bhakti gotong royong, Bina Balita, Bina keluarga balita, Bina Keluarga remaja, Bina keluarga Lansia, Keluarga harmonis, Kader bina keluarga remaja, Keluarga sakinah,dan  Kelompok UPPKS.

Iis Suryani juara I IMP teladan, Yayat Rukhiyat juara I PKB teladan, Andrey Irawan Putera juara  I duta remaja putera, Riska juara I duta remaja putri, Saptaji juara kelompok KB pria, Bidan Yani Suhendro juara I bidan praktek swasta, Entin Supartini juara pengelola KB pria, Dian R Andrey dan Ipah Masripah  juara I LCC BKR dan PIK remaja.

Walikota, H.Mohamad Muraz, SH, MM menegaskan  melalui pemberdayaan keluarga karena keluarga penggerak pembangunan sebab dari keluargalah dimulai pendidikan dan penanaman nilai -nilai luhur agama serta  nasionalisme untuk melanjutkan pembangunan bangsa dan Negara,  di dalam keluarga di bentuk kualitas SDM sehingga baik buruknya SDM ditentukan keluarga.

''Apabila kita menginginkan  negara maju mari kita bersama-sama meningkatkan kualitas keluarga dengan mengintensifkan program KB yang dikerjasamakan dengan intstansi dan stakeholder terkait dalam  memberikan perhatian penuh untuk memobolisasi intensif pelaku dan penggiat program KB".

Pada kesempatan itu pula Walikota mengharapkan kepada segenap lapisan masyarakat Kota Sukabumi untuk lebih mencermati masalah kebersihan dan ketahanan pangan, karena kalau kita amati dari penduduk kota sukabumi 360 ribu jiwa, sedangkan  perjiwa memproduk 1/2 kg sampah  yang berarti setiap hari total produk mencapai  180 ton sampah, 


Sebenarnya bagi pemerintah dan masyarakat kota sukabumi, masalah adalah peluang yang diterjemahkan bagi peningkatan kesejahteraan, tidak sedikit warga pemulung kehadiran  tempat pembuangan ahir (TPA) di kota sukabumi, dijadikan sebuah lumbung mata pencaharian, setelah melaului pemilihan dan pemilahan, mereka dengan mudahnya menjual ke tempat penampungan atau pengolahan yang tidak jauh dari TPA. Pemerintah kota sukabumi melalui peran DP-4 menggandeng perusahaan  tersebut dari korea selatan, upaya melakukan daur ulang dalam upaya meminimalis tingkat kwantitas gundukan sampah setiap harinya


sementara strategi atau inovasi lain yang  kini tengah digalakkan/dilakukan pemerintah Kota sukabumi bersama-sama komponen masyarakat dalam mengatasi sampah organik dan non organik yaitu melalui pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu ( TPST ) yakni melalui langkah Reduce - Reuse dan recycle.




  





Senin, 01 Juli 2013

Sukabumi,

DPRD Kota Sukabumi, menyelenggarakan Rapat Paripurna Istimewa, dengan acara pengambilan sumpah, sekaligus pelantikan dan peresmian Anggota DPRD Kota Sukabumi Pengganti Antar Waktu (PAW) masa jabatan tahun 2009-2014, atas nama Wawan Juanda dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), menggantikan H. Achmad Fahmi, S.Ag., M.M.Pd., yang saat ini menjabat Wakil Walikota Sukabumi periode tahun 2013-2018. Rapat Paripurna Istimewa yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD , Aep Saepurahman, S.E. ini, berlangsung hari Senin, 1 Juli 2013, di Ruangan Rapat Paripurna DPRD .

Adapun susunan Rapat Paripurna Istimewa tersebut, yakni Kata-Kata Pembukaan oleh Pimpinan Rapat, Pokok-Pokok Kegiatan, yang terdiri dari Pembacaan Keputusan Gubernur Jawa Barat, Tentang PAW Anggota DPRD Kota Sukabumi, oleh Sekretaris DPRD Kota Sukabumi, serta Pengambilan Sumpah, Penandatanganan Berita Acara Pengucapan Sumpah, Penyematan Tanda Keanggotaan DPRD, dan Penyerahan Keputusan Gubernur Jawa Barat oleh Pimpinan DPRD, serta Kata-Kata Penutupan oleh Pimpinan Rapat.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPRD , Aep Saepurahman, S.E., atas nama Pimpinan dan segenap Anggota DPRD , mengucapkan selamat datang dan selamat bekerja di lingkungan DPRD Kota Sukabumi, kepada Anggota DPRD Kota Sukabumi, Wawan Juanda. Diharapkannya, Anggota DPRD , Wawan Juanda, dapat bekerjasama secara optimal dengan penuh rasa tanggungjawab, serta dapat mencurahkan segala daya dan kemampuan yang dimiliki, dalam melaksanakan tugas, wewenang dan kewajiban Anggota DPRD Kota Sukabumi, sesuai dengan ketentuan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.

Sedangkan kepada H. Achmad Fahmi, S.Ag., M.M.Pd., Ketua DPRD mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya, atas dedikasi dan loyalitasnya yang sangat besar, baik terhadap Lembaga DPRD maupun Pemerintah Kota Sukabumi, khususnya dalam konteks pembuatan berbagai kebijakan daerah. Diharapkannya, dedikasi dan loyalitas yang telah diberikan selama ini, senantiasa dijadikan lumbung amal soleh, serta mendapat pahala berlipat ganda dari Yang Maha Kuasa, Allah Aza Wa Zalla.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Wakil Walikota , unsur Muspida, Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para Pejabat TNI, Polri dan Sipil, para Camat dan Lurah, para sesepuh, alim ulama dan tokoh masyarakat, para Pimpinan Organisasi Sosial, Politik, Kemasyarakatan, Pemuda dan Wanita, serta Mahasiswa, Insan Pers dan undangan lainnya.


 

Sukabumi,

Wakil Walikota Sukabumi, H.Achmad Fachmi, SAg MM,PD Senin, 1 Juli 2013, di Aula SMK Negeri 1 Kota Sukabumi, mengambil sumpah dan melantik 36 Kepala Sekolah, di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi. Antara lain, 15 Kepala SD, 15 Kepala SMP, 3 Kepala SMA, dan 3 Kepala SMK. Hadir dalam kesempatan tersebut, Pimpinan dan Anggota DPRD, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD), para Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), para Pengawas dan Kepala Sekolah, serta undangan lainnya.

Ke-15 Kepala SD tersebut, terdiri Kepala SDN Kopeng 2, Dedi Hermayadi, S.Pd., Kepala SDN Baros 3, Titin Rohyati, S.Pd., Kepala SDN Cisuda 1, Hajah Sumartini, S.Pd., Kepala SDN Cikundul, Etty Sulastri, S.Pd., Kepala SDN Nyomplong, Dedi Hidayat, S.Pd., Kepala SDN Babakan Bandung, Ebah Suaebah, S.Pd., Kepala SDN Cikole 1, Neni Kusdiningsih, S.Pd., Kepala SDN Dayeuh Luhur 4, Maman Suparman, S.Pd., Kepala SDN Tespong Raya, Teja Permania, S.Pd., Kepala SDN Kabandungan, Tris Muryanti, S.Pd., Kepala SDN Sriwedari 2, Hajah Dedah, S.Pd., Kepala SDN Suryakencana CBM, Komarudin, S.Pd., Kepala SDN Nanggeleng 1, Sudrajat, S.Pd., Kepala SDN Baros Kencana CBM, Basoni, S.Pd., dan Kepala SDN Cipanengah, Neneng Tuti Yuningsih, S.Pd.

 


Ke-15 Kepala SMP tersebut, terdiri dari Kepala SMPN 1, Juli Rustandi, S.Pd., Kepala SMPN 2, Engkus Kusnadi, S.Pd., M.Pd., Kepala SMPN 3, Linaningsih, S.Pd., M.Pd., Kepala SMPN 5, Yan Yan Nurjanah, S.Pd., Kepala SMPN 6, Saepudin, S.Pd., Kepala SMPN 7, Elda Trisia, S.Pd., M.Pd., Kepala SMPN 8, Drs. Jaja Jahidin, Kepala SMPN 9, Drs. Endang Saripudin, M.M.Pd., Kepala SMPN 10, Nunung Sukarman, S.Pd., M.Pd., Kepala SMPN 11, Siti Nuraini, S.Pd., Kepala SMPN 12, Drs. Juarki Miharja, M.M., Kepala SMPN 13, H. Danny Rustaman, S.Pd., Kepala SMPN 14, Ujang Supandi, S.Pd., M.M., Kepala SMPN 15, Dudi Jaelani, M.Pd., dan Kepala SMPN 16, Ijang Effendi, M.Pd.

  Ke-3 Kepala SMA tersebut, terdiri Kepala SMAN 1, Rachmat Mulyana, S.Pd., M.Hum., Kepala SMAN 2, Marpudin, S.Pd., M.M.Pd., dan Kepala SMAN 3, Ceng Mamad. S.Pd. Sedangkan ke-3 Kepala SMK tersebut, terdiri dari Kepala SMKN 1, Saepurohman Udung, S.Pd., M.Pd., Kepala SMKN 2, Didies Darmawan, M.M., dan Kepala SMKN 3, Drs. H. Jajang Priatna, M.Pd. 


Wakil Walikota, H. Achmad Fachmi, SAg, MM,PD, menegaskan Dalam literatur ilmu manajemen sering dikatakan, bahwa untuk menjadi seorang pemimpin yang baik, diperlukan sedikitnya tiga syarat utama. Antara lain, pertama, memiliki pengetahuan yang cukup tentang bidang yang harus digarap atau substantial knowledge, kedua, memiliki kapabilitas yang cukup untuk mengendalikan sekaligus mengembangkan staf atau leadership capability, dan ketiga, memiliki kemampuan mengelola organisasi secara memadai atau managerial ability.

  Dikemukakannya dalam tataran praktis, ketiga unsur tersebut akan dipengaruhi oleh kapabilitas seseorang, yang berhubungan dengan gambaran kemampuan diri, baik intelektual maupun moral, serta kompatibilitas, yang berhubungan dengan kemampuan untuk menyesuaikan diri, dengan kebijakan-kebijakan yang berlaku dan tuntutan staf yang dipimpinnya.

  "Bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS), hal tersebut akan nampak dari hasil penilaian. Antara lain dengan indikator berupa unsur kesetiaan, prestasi kerja, tanggungjawab, ketaatan, kejujuran, kerjasama, prakarsa, dan kepemimpinan yang baik. Dikatakan pula, untuk mewujudkan PNS yang mengarah pada kriteria-kriteria tersebut, seluruh PNS di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, agar senantiasa belajar, menghayati Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) masing-masing, serta memahami berbagai peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. Selain itu, juga agar senantiasa berupaya optimal mengurangi keteledoran dalam melaksanakan tugas, terlebih yang mengarah pada terbentuknya opini publik, tentang buruknya birokrasi pemerinta"h.

Wakil Walikota Sukabumi, secara khusus menyampaikan harapan kepada para kepala sekolah, dari mulai SD dan SMP hingga SMA dan SMK di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, agar memiliki visi yang jelas, khususnya dalam membawa sekolahnya masing-masing, ke arah yang lebih baik, terutama dalam menata majemen dan fisik sekolah yang refresentatif, sebagai lingkungan pendidikan, serta agar senantiasa aspiratif terhadap berbagai masukan dan perkembangan yang terjadi di dunia pendidikan. Namun demikian, hal tersebut jangan sampai mengurangi fungsi utama sebagai guru. Karena jabatan kepala sekolah, sesungguhnya hanya merupakan tugas tambahan, yang akan senantiasa dievaluasi, berdasarkan indikator penilaian yang jelas, sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.

Ditandaskannya, sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Nomor 28 Tahun 2010, Tentang Penugasan Guru Sebagai Kepala Sekolah dan Madrasah, batas masa jabatan kepala sekolah untuk 1 periode maksimal 4 tahun, serta dapat dipilih kembali untuk 1 periode lagi, apabila menunjukan prestasi yang sangat baik. Ditandaskan pula, kebijakan tersebut ditempuh, untuk memacu para kepala sekolah, agar senantiasa berprestasi. Selain itu, juga untuk memberikan kesempatan kepada para guru lainnya, yang memiliki keunggulan-keunggulan komparatif, untuk dapat menjadi kepala sekolah.


Sukabumi,

Upacara Puncak Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-67 Bhayangkara Tingkat Kota Sukabumi, dipusatkan di Lapangan Sutadi Ronodipuro Setukpa Lemdikpol Sukabumi, hari Senin, 1 Juli 2013. Bertindak selaku Inspektur Upacara, Kepala Setukpa Lemdikpol Sukabumi, Brigjen Polisi Jodie Rooseto. Hadir dalam kesempatan tersebut, Walikota Sukabumi, Pimpinan dan Anggota DPRD, Kapolres Sukabumi Kota, unsur Muspida, para Pejabat TNI, Polri dan Sipil, para sesepuh, alim ulama dan tokoh masyarakat, para Pimpinan Organisasi Sosial, Kemasyarakatan, Pemuda dan Wanita, serta undangan lainnya.

Kepala Setukpa Lemdikpol Sukabumi, Brigjen Polisi Jodie Rooseto, menyampaikan sambutan Kapolri, Jenderal Polisi Timur Pradopo, diantaranya menjelaskan, HUT Ke-67 Bhayangkara Tahun 2013 ini, mengambil tema Sinergitas Kemitraan dan Anti KKN, Wujudkan Pelayanan Prima, Gakum, Kamdagri Mantap Sukseskan Pemilu 2014.

Untuk itu diharapkan, segenap jajaran Polri agar mengoptimalkan kemampuan dan mengembangkan Polmas, melalui peningkatan kemitraan dengan masyarakat. Dengan demikian, masyarakat dapat berpartisipasi, sekaligus dapat bersinergi dengan Polri. Sedangkan untuk melanjutkan reformasi di jajaran Polri, dapat dilakukan melalui pelayanan prima anti KKN. Selain itu, segenap jajaran Polri di semua level, agar meningkatkan soliditas dengan TNI.

Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Hari Santoso, usai upacara menjelaskan, dalam rangka mengisi HUT Ke-67 Bhayangkara, Polres Sukabumi Kota melaksanakan berbagai kegiatan. Diantaranya donor darah, sunatan massal, ziarah ke Taman Makam Pahlawan Suryakencana Kota Sukabumi, dan Upacara Puncak Peringatan HUT Ke-67 Bhayangkara.

Kapolres Sukabumi Kota juga menjelaskan, menjelang Bulan Suci Ramadan Tahun 1434 Hijriyah, Polres Sukabumi Kota akan melaksanakan Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat). Maksud dan tujuannya, untuk menjaga kondusifitas dan ketenangan masyarakat, khususnya umat Islam pada saat menjalankan ibadah puasa.

Dijelaskan pula, selain melaksanakan Operasi Pekat, Polres Sukabumi Kota, juga akan melaksanakan Operasi Ketupat dan Operasi Lilin Lodaya Tahun 2013, untuk mengamankan Hari Raya Idul Fitri Tahun 1434 Hijriyah, Hari Raya Natal Tahun 2013, dan Perayaan Menyambut Tahun Baru 2014.