Rabu, 18 Januari 2012



 Sukabumi,
       Tim Asistensi anggaran terdiri , Badan Perencanaan Pembangunan Daerah  ( Bappeda ), Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Asset Daerah (DPPKAD ) dan Administrasi  Pemerintahan (Adpem), selama 4 hari dari hari selasa 17 sampai dengan kamis 19 januari 2012 bertempat di wisma kenanga menyelengakan. Verifikasi Dokumentasi pelaksanaan anggaran (DPA).

               Hal ini dilaksanakan  sebagai tindak lanjut hasil penelaahan Rencana Kerja Anggaran ( RKA) antara lain melihat indikator input, output hasil/outcome yang harus menopang terhadap RPJMD, Renstra maupun visi misi kota dan Kepala daerah termasuk tertib kelola anggaran dari aspek efektivitas dan efisiensi serta dari sisi belanja pegawai, barang jasa  dan modal.












                                                                                  Sukabumi,
    Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Sukabumi, baru-baru ini melakukan penyisiran terhadap sepanjang ruas Jalan Jenderal Sudirman Kota Sukabumi, seraya melakukan sosialisasi sekaligus mengingatkan para Pedagang Kaki Lima (PKL), yang berjualan di trotoar Jalan Jenderal Sudirman Kota Sukabumi, supaya tidak berjualan di trotoar jalan tersebut. Karena selain mengganggu terhadap para pengguna jalan khususnya para pejalan kaki di trotoar jalan tersebut, juga melanggar Peraturan Daerah (Perda) Kota Sukabumi Nomor 2 Tahun 2004, Tentang Ketertiban Umum. 

         Satpol PP Kota Sukabumi menandaskan, apabila peringatan tersebut dalam jangka waktu satu minggu tidak diindahkan oleh para PKL di trotoar jalan tersebut, pihaknya akan mengambil tindakan secara tegas, yakni akan membongkar lapak-lapak para PKL di trotoar jalan tersebut, karena pihaknya tidak akan memberikan toleransi lagi. 

       Pada trotoar jalan tersebut banyak PKL berjualan, yang lapak-lapaknya menghabiskan badan trotoar jalan tersebut, sehingga sangat mengganggu terhadap warga masyarakat, khususnya para pejalan kaki di trotoar jalan tersebut. 

          Apabila lapak-lapak para PKL yang berjualan di trotoar jalan tersebut tidak menghabiskan badan trotoar, masih bisa ditorelir. Namun apabila lapak-lapaknya sampai menghabiskan badan trotoar, perlu diberi peringatan sekaligus ditindak secara tegas, sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. Sebab dibangunnya trotoar di setiap jalan tersebut, bukan untuk kepentingan para PKL berjualan, akan tetapi untuk kepentingan umum warga masyarakat, yakni untuk para pejalan kaki. Maksud dan tujuannya, untuk memberikan keamanan, ketertiban dan kenyamanan kepada para pejalan kaki, supaya terhindar dari kecelakaan lalu-lintas.


        Untuk itu, sejumlah Anggota Satpol PP Kota Sukabumi, meminta kepada para PKL di trotoar jalan tersebut, agar memahami dan menyadari, bahwa dibangunnya trotoar di setiap jalan tersebut, bukan untuk kepentingan pribadi para PKL berjualan, akan tetapi untuk kepentingan umum warga masyarakat, yakni untuk para pejalan kaki. Selan itu, para PKL juga jangan hanya memikirkan dan memerhatikan kepentingan pribadi saja, yakni berjualan hingga menghabiskan badan trotoar. Akan tetapi, juga harus memikirkan dan memerhatikan kepentingan umum warga masyarakat, khususnya para pejalan kaki, sesuai dengan maksud dan tujuan, serta fungsi dibangunnya trotoar di setiap jalan.ada warga masyarakat, khususnya kepada para pejalan kaki, supaya terhindar dari kecelakaan lalu-lintas. Endang S
                                                                  Sukabumi,SENTANAonline.com


foto dik2 humas
         KETUA Gabungan Organisasi Pengelola Taman Kanak-Kanak Indonesia (GOPTKI) Jabar,  DR .Euis Karwati mengingatkan pengelola Taman Kanak-kanak (TK) agar mengawasi dengan ketat anak asuhnya selama jam bermain.

   Hal itu dilakukan untuk menangkal masuknya orang yang akan menjadikan TK sebagai sasaran penyebaran Narkoba. Pernyataan itu dilontarkannya  ketika penilaian Anjang Karya dan Lomba Sekolah di TK Pembina, Kota Sukabumi, Rabu (18/01) kemarin.Euis merupakan ketua rombongan tim penilai pada lomba tersebut.

foto dik2 humas
       Dikatakan, sasaran penyebaran Narkoba bukan hanya pada pelajar saja, tapi sudah ke tingkat sekolah dasar bahkan pra sekolah. Untuk itu harus diantisipasi secara dini. “Meski belum pernah terjadi di wilayah Jabar, tapi pencegahan harus dilakukan,” tegasnya. Euis menjelaskan, berbagai cara dilakukan oleh orang tertentu untuk mempengaruhi generasi muda agar terpengaruh Narkoba. Diantaranya dengan mencampur dengan makanan atau jajanan sekolah. “Seperti kita dengar ada yang dicampur dengan permen,” katanya.

       Salah satu cara pencegahan, katanya,  yakni dengan menyediakan kantin sekolah dan menyeleksi pedagang yang masuk berjualan dilingkungan sekolah.  Sehingga jajanan yang dikonsumsi anak asuh terjamin. Bukan hanya dari makanan yang disusupi  Narkoba, tapi juga dari zat yang bisa menimbulkan gangguan kesehatan.

Selain itu, Euis  juga mengingatkan orang tua dan guru agar mengawasi anaknya dari pengaruh informasi yang bisa mempengaruhi perilaku  menjadi tidak baik. “Anak harus dihindari dari tontonan yang tidak baik untuk seusianya,” ujarnya.

   TK Pembinan dinobatkan sebagai perwakilan Kota Sukabumi dalam Anjang Karya dan Lomba Sekolah Wilayah Bogor. Pada acara penilaian dihadiri Assda II Bidang Ekonomi, H.Deden Solehuddin mewakili Walikota Sukabumi, Penasehat GOPTKI yang juga Bunda PAUD Kota Sukabumi, Hj.Isye Muslikh Abdussyukur dan  Hj.Puji Mulyono.
Ketua GOPTKI Kota Sukabumi, Hj. Esih Muraz  mengharapkan, TK Pembina muncul 
sebagai yang terbaik pada lomba tersebut dan 
mewakili Wilayah Bogor ke jenjang yang lebih tinggi.

         Lebih dari itu, katanya menjadi motivai bagi anak usia dini agar tumbuh menjadi generasi yang berkualitas. “Dengan kehadiran Ketua DPD GOPTKI Jabar membawa hail yang lebih baik bagi TK Pembinan dan anak didiknya,” jelasnya.(NIF)






















Selasa, 17 Januari 2012

                             Sukabumi, SENTANAonline.com

   SEBANYAK 519 sarjana baru  angkatan XXV tahun akademik 2011/2012 Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STIKIP) PGRI Kota Sukabumi diwisuda pada  sidang senat terbuka di Gedung Anton Sudjarwo, STUKPA POLRI, Jalan Bhayangkara Kota Sukabumi, Sabtu (14/01) lalu. Acara tersebut dihadiri Wakil Walikota Sukabumi H Mulyono MM.

      Dari sebanyak 519 sarjana baru, 291 Sarjana PPKn dan  228 Sarjana Akuntansi. Ketua STKIP-PGRI Kota Sukabumi, H.Vredi Kastam Marta, mengharapkan sarjana baru  bisa  meningkatkan kualitasnya. Apalagi  sebagian besar mereka merupakan guru yang meningkatkan  jenjang pendidikannya. Mengingat  jenjang pendidikan merupakan salah satu persyaratan untuk meraih sertiifikasi guru. ”Setelah meraih sarjana,                   
                                              semoga mereka cepat mendapat sertifikat guru,” ujarnya.

      Vredi juga mengharapkan, ilmu yang mereka dapat selama dibangku kuliah bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya dan disalurkan kepada anak didiknya. Sehingga  Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) semakin berkualitas dan meningkatkan kualitas anak didiknya. “Jika gurunya berkualitas, maka anak didiknya juga tentu akan berkualitas,” katanya.

         Sementara dalam sambutannya, Vredi juga mengulas tentang terjadinya  perubahan social masyarakat. Hal itu terlihat dengan maraknya tawuran pelajar, penculikan, pencucian otak dan terorisme. Fenomena tersebut katanya bisa berdampak pada goyahnya sendi- sendi persatuan dan kesatuan bangsa. “Untuk itu saya berharap, kebijakan Kemenko Kesra RI tentang  Pembangunan karakter bangsa diharapkan mampu mengatasi masalah ini,” tukasnya.

        Wakil Walikota Sukabumi, H Mulyono menyambut baik  atas wisuda tersebut. Karena dengan semakin banyaknya guru yang meningkatkan kualitasnya akan berdampak pada meningkatnya kualitas lulusan sekolah.

        Selain itu, dengan banyaknya lulusan perguruan tinggi, bukan hanya  meningkatkan kualitas suber daya masyarakat,tapi juga berdampak pada peningkatan indeks pendidikan Kota Sukabumi. Hal itu sesuai dengan visi misi Pemkot Sukabumi. ‘Semakin banyak lulusan perguruan tinggi maka akan mendorong indeks pendidikan,” ujarnya.(NIF)

Senin, 16 Januari 2012

                                                           Sukabumi.,
    Tiga Gelombang Peradaban Manusia ,  Era masyarakat pertanian  ( mulai pertanian ladang berpindah     sampai pertanian ladang menetap),  Era masyarakat industry (sejak ditemukan mesin uap oleh James  Watt  , home industry bergeser menjadi industry manufaktur). Era masyarakat informasi atau transparansi ( setelah ditemukan teknologi komunikasi dalam bentuk media online/internet), sehingga berbagai sektor kehidupan memunculkan e-commerce, e-book, cyber marketing, cyber advertising, cyber communication, cyber public relations, cyber mass communication and journalism dan lainnya.
     Menyikapi kondisi demikian, Ratusan Anggota TNI Kodim 0607 Dari kesatuan Sukabumi mengikuti Pelatihan Teknologi Informasi (TI) di Kantor Telkom Cabang Sukabumi, selasa 17 januari  2012, Pelatihan Yang diikuti selama 1 minggu tersebut diikuti oleh para Danramil murah Babinmas.
    Dandim 0607 Letkol Sukabumi (Inf) Endro Satoto mengatakan, Pelatihan ini dilaksanakan agar Seluruh Anggota TNI di Kodim 0607 Sukabumi dapat menguasai Teknologi Informasi murah minimla Bisa Mengoperasikan internet. Sehingga nantinya, ketika mereka memberikan Laporan Kegiatan ataupun kejadian di wilayahnya ada Yang Masing-Masing Tidak Jauh-Jauh jauh Datang ke Makodim 0607 Sukabumi Hanya Cukup murah mengirimkannya lewat email 

           "DENGAN SAAT ini perkembangan TI Harus Benar-Benar Bisa dimanfaatkan secara optimal oleh Seluruh Anggota, agar-agar menjalankan Tugas Dalam, mereka melaporkannya Bisa DENGAN murah cepat akurat. Begitupun Berbagai kebijakan Saya dapat Sampai DENGAN cepat pula, "katanya. Dijelaskannya, UNTUK Kerjasama Pelatihan TI ini Akan dilakukan Dalam, 4 Gelombang dilakukan secara bertahap murah. 

            Memang UNTUK SAAT ini belum Semua Anggota Yang ada mengetahui secara Benar seperti apa cara Mengoperasikan TI khususnya internet. Bahkan beberapa hari lalu Kami juga Waktu Telah memberikan perangkat Telekomunikasi yaitu teleconfrence Kepada 28 Koramil se Sukabumi. "SAAT ini UNTUK perangkat Komputer murah lainnya Sudah ada, Tinggal Yang Kita lengkapi SAAT ini adalah UNTUK Jaringan internetnya," ujarnya.

           Lebih lanjut diungkapkan, Pelatihan ini Bukan Hanya diikuti oleh Anggota TNI lembut dan sehat melainkan juga ibu-ibu Yang tergabung Dalam, Persatuan Istri Anggota TNI. Bahkan pihaknya juga melakukan MoU DENGAN Telah pihak Telkom Cabang Sukabumi. "Saya Berharap Seluruh Anggota dapat memahami secara murah menggunakan ilmu yang optimal didapatkan Yang SAAT ini," harapnya (dens/Herry)


 Sukabumi,
     Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Sukabumi Tahun 2012, mengalami kenaikan sebesar 8,28 persen, atau sebesar 51 milyar 906 juta 929 ribu 400 rupiah, dari APBD Tahun 2011. Karena APBD Kota Sukabumi Tahun 2012, telah ditetapkan beberapa waktu yang lalu, dalam rapat paripurna DPRD, yakni sebesar 678 milyar 680 juta 391 ribu 400 rupiah. Sedangkan APBD Kota Sukabumi Tahun 2011, setelah perubahan sebesar 626 milyar 773 juta 462 ribu rupiah.

     Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si. menjelaskan, APBD Kota Sukabumi Tahun 2012 tersebut, akan mengalami perubahan, setelah dievaluasi oleh Gubernur Jawa Barat. Selain itu, juga adanya arahan-arahan yang perlu disesuaikan, baik dari sisi pendapatan maupun dari sisi belanja, termasuk alokasi bantuan keuangan dari Pemerintah Provin Jawa Barat dan                                                                                                          Pemerintah Pusat, melalui Kementerian Keuangan dan Kementerian Teknis lainnya. 

     Dikatakannya, dalam proses penyusunan APBD Kota Sukabumi Tahun 2012 tersebut, telah memerhatikan aspek teknis, aspek legalitas, dan aspek material, sehingga dapat menjamin terciptanya akuntabilitas anggaran, serta mempermudah proses evaluasi dan pengendalian anggaran. Namun demikian, dalam proses penggunaan APBD Kota Sukabumi Tahun 2012 tersebut, menuntut adanya persamaan penafsiran dari semua pihak, baik dari pihak eksekutif dan legislatif, maupun dari aparat pengawasan fungsional internal dan eksternal, terhadap substansi peraturan dan per-undang-undangan, khususnya dalam bidang pengelolaan keuangan, dari mulai mekanisme, hingga urusan, materi program, kegiatan dan penganggarannya. 

       Dikatakan pula, kebijakan alokasi anggaran belanja Pemerintah Kota Sukabumi tahun 2012, lebih diarahkan untuk mendukung kegiatan ekonomi nasional, guna memacu sekaligus meningkatkan kesejahteraan rakyat, dengan tetap memerhatikan dan melanjutkan tiga sasaran dan kebijakan utama. Antara lain, kebijakan menciptakan pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan berkualitas atau pro growth, kebijakan menciptakan dan memperluas lapangan kerja atau pro job, dan kebijakan meningkatkan kesejahteraan rakyat, melalui program-program Jaring Pengaman Sosial (JPS), yang berpihak pada masyarakat miskin atau pro poor.Endang S/dens