Senin, 21 April 2014


Sukabumi, 
Ketersediaan air bersih yang memadai bagi warga masyarakat, mutlak harus tersedia. Karena tanpa air bersih yang memadai, akan menemui banyak kesulitan dan masalah. Sebab air bersih merupakan kebutuhan pokok dalam kehidupan sehari-hari. 


Wakil Walikota Sukabumi, H. Achmad Fahmi, S.Ag., M.M.Pd, pada saat  mencanangkan pemasangan 500 unit Sambungan Gratis PDAM Tahun 2014, bagi warga masyarakat berpenghasilan rendah, (21/4) 2014, di Gang Nurul Amal RT 1 RW 11 Kelurahan Nanggeleng, Kecamatan Citamiang.

Lebih lanjut H. Achmad Fahmi, S.Ag., M.M.Pd,  mengemukakan bahwa  pengelolaan air bersih di Negara Indonesia, kian hari  mendapat tantangan yang sangat berat. Tantangan ini bersumber dari dua masalah pokok, yakni selain semakin menurunnya sumber-sumber air bersih, juga jumlah penduduk yang membutuhkan air bersih semakin meningkat.


“Dalam melakukan tata kelola air bersih, tidak bisa dilakukan dari sudut internal PDAM saja, akan tetapi menyangkut dimensi yang lebih luas lagi, secara internal tentu saja PDAM harus berbenah dan mereformasi diri, sesuai dengan prinsip-prinsip pengelolaan good corporate governance. Sebab perusahaan harus dikelola secara profesional, efektif dan efisien”ujarnya.


 Namun demikian “ lanjut Wakil Walikota, Karena masalah air bersih  merupakan masalah hajat hidup orang banyak, maka tata cara pengelolaannya tidak bisa dilakukan sesuai dengan kacamata perusahaan privat unsich. Sebab sesuai dengan amanat konstitusi, bahwa pengelolaan cabang-cabang usaha yang berhubungan dengan hajat hidup orang banyak termasuk air, harus ada intervensi dari negara. Sebab negara mempunyai kepentingan, agar sumber daya air ini dapat didayagunakan bagi sebesar-besarnya kepentingan rakyat.


Upacara pencanangan ditandai dengan peninjauan ke sejumlah rumah yang menerima pemasangan sambungan gratis PDAM , yakni warga  Gang Nurul Amal RT 1 RW 11 Kelurahan Nanggeleng Kecamatan Citamiang.


Wakil Walikota Sukabumi beserta rombongan, melakukan peninjauan ke sejumlah rumah masyarakat, warga Kota Sukabumi, yang memperoleh sambungan gratis dari PDAM TBW Kota Sukabumi, Kepala CPMU Hibah Air Minum Sanitasi Ditjen Ciptakarya Kementerian PU, Direktur PDAM TBW Kota Sukabumi, Camat Citamiang, Lurah Nanggeleng, Ketua beserta jajaran Dewan Pengawas PDAM TBW Kota Sukabumi, Ketua Forum Pelanggan PDAM TBW , Tokoh Masyarakat, Alim Ulama dan Pemuda .


Sukabumi,
Masih dalam rangkaian peringatan 1 abad (100 tahun ) Hari jadi 2014, Pemerintah Kota Sukabumi akan menyelenggarakan Helaran Pawai seni budaya Jawa Barat yang akan dilangsungkan pada hari rabu  23 april 2014.

Kepala Disporabudparekraf kota smi didampingi 2 Kepala Bidangnya pada acara Rapat penajaman Helaran belum lama  ini.

​Menurut Kepala Disporaparekraf Kota Sukabumi, Drs. H. Ayep Supriatna, MSi " “Acara tersebut  akan diikuti oleh 26 Kabupaten/Kota yang ada di Jabar dengan  melibatkan sebanyak tujuh kecamatan dan 33 kelurahan di Kota Sukabumi.dan para  peserta helaran akan menampilkan seni budaya daerah yang menjadi ciri khasnya  masing-masing”.

Lebih lanjut Ayep Supriyatna, MSi  mengungkapkan, acara ini  digelar dalam  upaya menyediakan wadah atau wahana bagi  masyarakat, terutama  bagi para seniman-seniwati untuk menggali potensi, melestarikan, dan mengembangkan seni budaya.

Rute yang akan ditempuh , Start di Jalan Veteran II,  depan Kantor Disporaparekraf , Jalan RE Martadinata, Jalan Siliwangi, dan finish  di Jalan R Syamsudin SH. setelah seluruh peserta pawai melintasi  Panggung Kehormatan, depan Balaikota /dendayasa, SIp




Sukabumi,

Launching program Pelayanan Terpadu Penanggulangan Kemiskinan dan Sosial (Nan Kis Sos ) akan dilangsungkan di aula dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Sukabumi  oleh  Menteri Sosial RI, Dr. Salim Segaf Al-Jufri, M.A. pada hari rabu (23/4) 2014 dalam  upaya mewujudkan komitmen Pemerintah Kota Sukabumi, sebagai kota  ramah terhadap penyandang masalah kesejahteraan sosial  dan pengembangan ketahanan sosial masyarakat.


Hal tersebut  dikemukakan Kepala Dinsosnakertrans , Drs. H. Dadang Sudaryat ketika ditemui SKU Aspirasi Rakyat  disela-sela kesibukannya baru-baru ini.


Lebih lanjut dikemukakan Drs. H. Dadang Sudaryat program tersebut, merupakan salah satu program Pandu Gempita (Pelayanan Terpadu dan Gerakan Masyarakat Peduli Kabupaten dan Kota Sejahtera) dan merupakan salah satu upaya yang terarah, terpadu dan berkelanjutan,  dilakukan oleh pemerintah dan masyarakat, dalam bentuk pelayanan sosial, untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, yang terdiri  rehabilitasi sosial, jaminan sosial dan perlindungan sosial. 

“Program tersebut sebagai langkah strategis dalam  upaya mengembangkan ketahanan sosial masyarakat, melalui perlindungan sosial terhadap kelompok rentan, miskin dan penyandang masalah sosial,meningkatkan partisipasi masyarakat, dalam pembangunan kesejahteraan sosial melalui organisasi sosial, untuk menekan dan mengurangi tindak kekerasan dan konflik sosial, serta untuk menumbuhkan dan melestarikan kearifan lokal, dalam memelihara sumber daya alam dan sumber daya sosial”.ujarnya

Untuk itu, Kepala Dinsosnakertrans atas nama Pemerintah  Kota Sukabumi menghimbau kepada semua pihak,  agar mampu mendukung menyukseskan pelaksanaan program tersebut. Karena  program tersebut  merupakan tugas dan tanggungjawab semua pihak/

Minggu, 20 April 2014


Sukabumi,

Gubernur Jawa Barat, menyerahkan   penghargaan kepada Walikota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, S.H M.M sebagai Pembina Pengurangan Kemiskinan Berbasis Kelompok Masyarakat (PPKBKM), Penyerahan penghargaan  dilangsungkan bersamaan dengan sejumlah Bupati dan walikota di jawa barat  disalah satu hotel berbintang di Bandung belum lama ini.


Pada kesempatan yang sama  Gubernur jabar  menyerahkan penghargaan  kepada Pimpinan Pondok Pesantren Dzikir AL-Fath, Dr. K.H. Muhammad Fajar Laksana, S.E., CQM., M.M., sebagai juara terbaik ketiga dalam  Lomba Apresiasi Pengurangan Kemiskinan Berbasis Kelompok Masyarakat Tingkat Provinsi Jawa Barat.

Walikota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, S.H., M.M. mengemukakan, keberhasilan  tersebut, merupakan keberhasilan   semua pihak,  pemerintah, sektor swasta dan masyarakat  termasuk Pondok Pesantren Dzikir AL-Fath,  Kecamatan Gunung Puyuh,, khususnya dalam melakukan berbagai upaya mengurangi kemiskinan  melalui berbagai program dan kegiatan.

Pada kesempatan ini  Walikota  mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada semua pihak atau komponen yang ada  yang telah mampu memberikan sesuatu yang terbaik  bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, namun tetap kita harus memiliki progres, agar  pada tahun berikutnya lebih meningkat lagi .

























 

Sukabumi,

Minggu pagi 20 april 2014 Sebagian ruas-ruas jalan utama di wilayah hukum pemerintah kota sukabumi sesak  dipadati ribuan massa, anak-anak, remaja dan dewasa, dari dalam dan luar kota sukabumi  tumplek kejalan mengikuti gerak jalan santai dalam memperingati 1 abad kota dengan hadiah yang  cukup menggiurkan  yakni 1 buah kendaraan bermotor roda empat, 5 buah kendaran bermotor roda dua dan Sepeda gunung serta   dilengkapi dengan ratusan hadiah hiburan lainnya.

Gerak jalan santai tersebut dilepas dengan resmi oleh Gubernur jawa barat, H.. Achmad Heryawan  , diikuti Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi , Sekretaris daerah dengan  rute,  start jalan R. Syamsudin SH, Jln. Suryakencana, Jln. Jenderal Sudirman, Jln. Nyomplong, Jln. Pabuaran dan finish di stadion utama Suryakencana.

Gubernur bersama Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi  serta Sekretaris Daerah baur dengan masyarakat dan Semua peserta gerak jalan baik anak-anak, remaja maupun dewasa semuanya mengenakan  kaos seragam ber-lebelkan  satu perusahaan kopi dan diberikan  1 botol air mineral yang sengaja dipersiapkan oleh pihak panitya  ditempat finish.

Sambil menanti acara pengkonclongan seluruh peserta  menikmati  panggung hiburan, dengan lantunan irama dangdut yang disajikan penyanyi cantik nan jelita semua larut bergoyang sambil menteriakkan yel-yel,  hiduuup sukabumi, hiduuup Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi.

Terciptanya ketertiban, keaman  dan kenyamanan warga, khususnya para peserta dalam mengikuti gerak jalan santai ini, tidak terlepas dari peran kesiagaan  jajaran aparat keamanan yang dibangun secara terpadu antara aparat Kepolisin, Dinas Peruhubungan dan Satuan Polisi pamong praja, sepanjang ruas-ruan jalan yang dilewati peserta, terutama pada setiap pertigaan jalan ditempatkan sejumlah personil, dengan sistem buka-tutup, arus lalu lintas dapat  berjalan dengan tertib dan  lancar.

Melalui pelaksanaan gerak jalan santai ini ternyata tidak hanya sebatas yang menerima hadiah dipanggung hiburan saja yang diuntungkan, ternyata para pedagang kecil asongan-pun bagaikan kegunturan madu, mereka benar-benar marema dapat mengantongi keuntungan berlipat ganda dibandingkan hari-hari biasanya.

Hal tersebut sesuai dengan yang diutarakan oleh Herman, Ginting, Asep dan Purkon sebagai tukang dagang asongan ketika dimintai keterangannya oleh SKU Aspirasi Rakyat ditengah-kesibukannya melayani para konsumen di stadion utama Suryakencana.

Penyerahan hadiah utama  kendaraan bermotor roda empat diserahkan Gubernur kepada salah seorang wanita setengah baya yang beruntung dalam bentuk sebuah kunci mobil dengan disaksikan Walikota dan Wakil Walikota serta unsur Muspida dan sejumlah peserta gerak jalan/dendayasa.SIp.


Selasa, 15 April 2014



Sukabumi,
Segenap Jajaran pengurus dan anggota TP PKK Kota Sukabumi menerima piagam   
Piagam Penghargaan Adhi Bhakti utama (25 tahun) keatas 18 orang  ,   Adhi Bhakti   Madya 15 Tahun ke atas 32 orang dan   Adhi Bhakti Pratama 10 Tahun ke atas 20 orang. 

Piagan penghargaan tersebut diserahkan Wakil Walikota Sukabumi, H. Achmad Fahmi, S.Ag., M.M.Pd pada puncak acara  peringatan ke 42 Hari Kesatuan Gerak PKK Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2014, selasa (15/4) di Gedung Juang 45. Dengan dihadiri  para Kepala OPD,  Camat dan Lurah, jajaran pengurus dan anggota TP PKK, Dharma Wanita Persatuan, IKIAD, GOW, Persit Chandra Kirana, Bhayangkari, dan undangan lainnya.

Pada kesempatan yang sama Wakil Walikota menyerahkan Piagam Penghargaan kepada para juara lomba 10 Program Pokok PKK, Tingkat Provinsi Jawa Barat dan Tingkat Kota Sukabumi, diantaranya juara Lomba Administrasi PKK, Lomba Kader PKK, Lomba Penyuluhan KDRT dan Trafficking, Lomba UP2K, Lomba Hatinya PKK, Lomba Makanan Etnik, Lomba B2SA, Lomba Pemanfaatan Halaman, Lomba Posyandu, Lomba Kader PKK, dan Lomba Kader Posyandu. Selain itu, juga menyerahkan door prize, berupa bingkisan kepada pengurus dan anggota TP PKK yang beruntung.

 Wakil Walikota Sukabumi, H. Achmad Fahmi, S.Ag., M.M.Pd. mengemukakan bahwa  sejak dulu kaum wanita bangsa Indonesia sudah memiliki pandangan jauh ke depan, serta memahami benar bahwa perjuangan dalam merintis kemerdekaannya, hanya bisa berhasil apabila ditempuh melalui persatuan dan kesatuan yang kokoh dan kuat, dari seluruh komponen bangsa Indonesia.


“Melalui modal persatuan dan kesatuan yang kokoh  tidak akan ada satu kekuatan apapun yang dapat menundukan suatu bangsa dan tidak akan ada satu rintangan apapun yang tidak bisa diatasi oleh suatu bangsa”.

Oleh karenanya, Wakil Walikota menghimbau kepada segenap kaum wanita  agar mampu berupaya optimal membina semangat persatuan dan kesatuan  guna melanjutkan perjuangan, khususnya membangun bangsa dan negara .

Pada hari yang sama Wakil Walikota dengan didampingi OPD terkait,  melakukan peninjauan pelaksanaan UN (Ujian Nasional) hari kedua Siswa Kelas 12 SMA, SMK dan MA Tahun 2014, ke sejumlah SMA, SMK dan MA yang ada di Kota Sukabumi.