Selasa, 15 April 2014



Sukabumi,
Segenap Jajaran pengurus dan anggota TP PKK Kota Sukabumi menerima piagam   
Piagam Penghargaan Adhi Bhakti utama (25 tahun) keatas 18 orang  ,   Adhi Bhakti   Madya 15 Tahun ke atas 32 orang dan   Adhi Bhakti Pratama 10 Tahun ke atas 20 orang. 

Piagan penghargaan tersebut diserahkan Wakil Walikota Sukabumi, H. Achmad Fahmi, S.Ag., M.M.Pd pada puncak acara  peringatan ke 42 Hari Kesatuan Gerak PKK Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2014, selasa (15/4) di Gedung Juang 45. Dengan dihadiri  para Kepala OPD,  Camat dan Lurah, jajaran pengurus dan anggota TP PKK, Dharma Wanita Persatuan, IKIAD, GOW, Persit Chandra Kirana, Bhayangkari, dan undangan lainnya.

Pada kesempatan yang sama Wakil Walikota menyerahkan Piagam Penghargaan kepada para juara lomba 10 Program Pokok PKK, Tingkat Provinsi Jawa Barat dan Tingkat Kota Sukabumi, diantaranya juara Lomba Administrasi PKK, Lomba Kader PKK, Lomba Penyuluhan KDRT dan Trafficking, Lomba UP2K, Lomba Hatinya PKK, Lomba Makanan Etnik, Lomba B2SA, Lomba Pemanfaatan Halaman, Lomba Posyandu, Lomba Kader PKK, dan Lomba Kader Posyandu. Selain itu, juga menyerahkan door prize, berupa bingkisan kepada pengurus dan anggota TP PKK yang beruntung.

 Wakil Walikota Sukabumi, H. Achmad Fahmi, S.Ag., M.M.Pd. mengemukakan bahwa  sejak dulu kaum wanita bangsa Indonesia sudah memiliki pandangan jauh ke depan, serta memahami benar bahwa perjuangan dalam merintis kemerdekaannya, hanya bisa berhasil apabila ditempuh melalui persatuan dan kesatuan yang kokoh dan kuat, dari seluruh komponen bangsa Indonesia.


“Melalui modal persatuan dan kesatuan yang kokoh  tidak akan ada satu kekuatan apapun yang dapat menundukan suatu bangsa dan tidak akan ada satu rintangan apapun yang tidak bisa diatasi oleh suatu bangsa”.

Oleh karenanya, Wakil Walikota menghimbau kepada segenap kaum wanita  agar mampu berupaya optimal membina semangat persatuan dan kesatuan  guna melanjutkan perjuangan, khususnya membangun bangsa dan negara .

Pada hari yang sama Wakil Walikota dengan didampingi OPD terkait,  melakukan peninjauan pelaksanaan UN (Ujian Nasional) hari kedua Siswa Kelas 12 SMA, SMK dan MA Tahun 2014, ke sejumlah SMA, SMK dan MA yang ada di Kota Sukabumi.

Minggu, 13 April 2014


Sukabumi,
Walikota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, SH MM  menurut rencana dengan didampingi Organisasi perangkat daerah terkait , pagi hari ini senin (14/4)  2014  melakukan inspeksi mendadak (Sidak)  ke sejumlah sekolah tentang pelaksanaan Ujian Nasional ( UN).

Menjelang dilaksanakannya ujian nasional (UN) seluruh siswa kelas  12   SMA,SMK dan MA se Kota Sukabumi  secara serempak mengikuti  istigosah dan pembinaan mental yang dilaksanakan oleh pihak  sekolahnya masing – masing. 


Menurut Kepala Seksi Kesiswaan Dikmen Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sukabumi, Junaeni, S.Ag., M.Si. mengemukakan , bahwa pelaksanaan UN akan dilangsungkan selama 3 hari dari tanggal 14 s/d 16 april  2014 dengan  jumlah siswa  yang akan mengikuti UN Tahun 2014 ini, seluruhnya mencapai 6 . 467 siswa. Antara lain, 2 . 552 plajar SMA, 3 .162 pelajar SMK, dan 753 pelajar MA.


Dikatakannya, dari jumlah 6 . 467 pelajar tersebut, akan dibagi ke dalam beberapa kelas, yang dalam setiap  kelasnya akan diisi maksimal oleh 20 pelajar, dengan jumlah 20 paket soal UN yang berbeda-beda. Dengan demikian, setiap pelajar akan mengisi soal UN ini yang berbeda-beda. Maksud dan tujuannya, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Upaya  menunjang kelancaran dan keberhasilan para siswa dalam mengikuti UN ini, seluruh sekolah di Kota Sukabumi sudah melakukan berbagai persiapan, termasuk bimbingan dan pembinaan kepada seluruh pelajarnya. Diantaranya dengan menambah jam pelajaran dan pengayaan, serta remedial dan try out, termasuk pembinaan kesehatan dan keagamaan. Maksud dan tujuannya, supaya para pelajar tersebut, dalam menghadapi dan mengikuti UN ini, dalam keadaan sehat dan siap, baik mental maupun spiritual. “ujarnya


Namun demikian, Kepala Seksi Kesiswaan Dikmen Dinas Pendidikan dan Kebudayaan , menghimbau kepada seluruh pelajar yang akan mengikuti UN ini, agar  lebih  rajin belajar dan menghapal di rumahnya masing-masing, termasuk menjaga kesehatan dan menyikapi berbagai hal, khususnya yang dapat menggangu konsentrasi dalam menghadapi dan mengikuti UN ini. 


Demikian pula kepada seluruh orang tua dan walu murid, Kepala Seksi Kesiswaan Dikmen Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sukabumi menghimbau, agar senantiasa proaktif membantu, dengan memberi bimbingan dan dorongan, serta mengawasi dan mengarahkan putera-puterinya, khususnya dalam melakukan pembelajaran di rumahnya masing-masing. 


Diharapkannya, dengan adanya kerja-sama yang baik dan sinergis dari ketiga unsur tersebut, yakni sekolah, pelajar serta orang tua dan wali murid, pelaksanaan UN Tahun 2014 ini, di Kota Sukabumi dapat berjalan dengan baik lancar, serta aman dan tertib, sesuai harapan semua pihak/dens

Sukabumi,
Secara umum pelaksanaan Pemungutan SuaraUlang (PSU) untuk memilih calon anggota legislatif DPR RI di Kota Sukabumi berjalan dengan baik, tertib, aman   dan lancar , antusias warga yang sudah mendapat surat panggilan untuk mencoblos cukup tinggi, meskipun hari pemungutan suara jatuh pada hari libur, namun warga tetap berbondong-bondong mendatangi TPS untuk menggunakan hak pilihnya, demi nasib bangsa lima tahun ke depan.

Kapolda Jabar, Irjen Pol Mochamad Iriawan didampingi Walikota ,  Ka Polresta, Dandim 0607 dan Sekretaris daerah, ,ketika melakukan Inspeksi mendadak ( Sidak) ke  KPU dan ke sejumlah Tempat Pemungutan Suara ( TPS ) pada pelaksanaan Pemungutan suara ulang  di Kota Sukabumi, Minggu,( 13/4) 2014. 


TPS yang dikunjungi  Kapolda bersama rombongan  yakni TPS 14 Kelurahan Kebonjati Kecamatan Cikole, TPS 12 Kelurahan Citamiang Kecamatan Citamiang, dan TPS 15 Kelurahan Nyomplong Kecamatan Warudoyong serta disamping itu pula Ka Polda melakukan pemantauan ke  KPU kota sukabumi berkenaan dengan PSU dari mulai persiapan hingga pelaksanaan..

 Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Hari Santoso, SIK., menjelaskan, untuk pengamanan pemungutan suara ulang ini, Polres Sukabumi menurunkan 275 personil yang ditempatkan di 94 TPS, serta di jalan-jalan utama dan lokasi-lokasi sekitar tempat pelaksanaan pemungutan suara dilaksanakan. ujarnya/.dens

Kamis, 10 April 2014




Sukabumi,

Kelurahan Karamat Kecamatan Gunung Puyuh tampil sebagai  juara pertama dalam  Lomba Kelurahan Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2014,  juara kedua  diraih oleh Kelurahan Cipanengah Kecamatan Lembursitu dan  ketiga diraih Kelurahan Tpar Kecamatan Citamiang.

Kepala BPMPKB (Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Keluarga Berencana)  Drs. H. Kostaman, M.M. juara Lomba Kelurahan tersebut  berdasarkan hasil penilaian  yang dilaksanakan selama 3 hari,  dari tanggal 11 sampai dengan 13 Maret 2014 dan Kelurahan Karamat  berhak  mengikuti Lomba Kelurahan Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2014.

Upaya mengantisipasi kesiapan dan persiapan  lomba  ditingkat provinsi, Pemerintah Kota sukabumi melalui peran Organisasi perangkat daerah secara terpadu kini  tengah gencar-gencarnya melakukan penataan infrastruktur dan sufrasturktur serta pembinaan dan bimbingan secara intensip guna menunjang terhadap kelancaran  dalam mengikuti Lomba.

Lebih lanjut dikemukakan Kepala BPMPKB bahwa  pembinaan diarahkan kepada peningkatan kreativitas, aktivitas serta  ide-ide dan  semangat masyarakat  upaya membangun prakarsa dan swadaya gotong royong  dalam pembangunan, disamping  kemampuan dalam menyerap dan mengejawantahkan aspirasi masyarakat dan  kemampuan menerjemahkan kebijakan pemerintah yang lebih tinggi, kemampuan untuk melakukan koordinasi terhadap berbagai program dan masalah yang dihadapi, baik dengan pemerintah kecamatan dan pemerintah kota, maupun dengan pihak-pihak lainnya yang berwenang.

Untuk itu Kepala BPMPKB mengharapkan, proses pembangunan yang dilaksanakan di setiap kelurahan, harus diarahkan pada penataan dan peningkatan terhadap berbagai indikator yang ada. Seperti pendidikan masyarakat, kesehatan masyarakat, ekonomi masyarakat, kesadaran berbangsa dan bernegara t, pemberdayaan masyarakat, kelembagaan kelurahan dan penyelenggaraan pemerintahan.