Selasa, 16 Desember 2014



Sukabumi,
Bagi warga kota dan Kabupaten  sukabumi nama  BAH Tatan (Tatan Kustandi ) sudah tidak asing lagi, sosok  seorang Wakil ketua Dewan Perwakilan Rakyat daerah (DPRD) Kota Sukabumi dari partai pengusung Presiden RI (PDIP) yang dibilang cukup  peka  terhadap kepentingan warga .

Baik dari sisi pendidikan kesehatan  maupun EKONOMI , secara argumentatif beliau tidak sunkan-sunkan untuk melakukan korektif terhadap pemerintah daerah, manakala terdapat kebijakan yang kurang berkenan  atau tidak seiring dengan aspirasi yang berkembang di masyarakat.

Diakui  para awak media dan seorang sesepuh jurnalis dari mingguan ternama di jawa barat  “SKU Aspirasi Rakyat” , Akiryadi , bahwa Bah Tatan  adalah sosok seorang wakil ketua dewan yang benar-benar memiliki kepekaan terhadap warga kurang mampu. Beliau tidak hanya pandai berucap kata , namun terjun langsung kelapangan untuk memediasi menyelesaikan kepentingan warganya.

Ketika dimintai keterangannya oleh SKU Aspirasi Rakyat jumat siang (12/12) 2014  melalui jalur satu-satu Bah Tatan Rustandi mengemukakan, “ Kami melakukan control social ke pihak Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) semata-mata demi kemajuan kota sukabumi kedepan.

 “ Pemerintah daerah  telah melakukan reformasi birokrasi dari penguasa menjadi pelayanan masyarakat”  sehingga secara implementatif tentunya seluruh SKPD harus mampu menterjemahkan hal dimaksud melalui mutu pelayanan terbaik  sesuai dengan peran dan fungsinya cepat, tepat,  akurat dan terpercaya” Ujarnya/dendayasa,SIp

Kamis, 11 Desember 2014



   
Sukabumi,
Dari 11 Kota dan  Kabupaten se indonesia yang memperoleh penghargaan di bidang Lakip (Laporan  Akuntabuilitas Kinerja Instansi Pemerintah )dengan katagori “B” tahun 2014 , 8 diantaranya yang telah melakukan study banding/belajar ke kota sukabumi.
Pemerintah Kota dan Kabupaten yang memperoleh penghargaan dari Kementrian Pendayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi ( Menparb) adalah  Kota Sukabumi, Yogyakarta, Manado dan  Tanjung pinang. Sedangkan  untuk pemerintah  Kabupaten adalah,  Kab. Karimun, Bintan, Tanjung pinang, Muara Enim, Bantul Kulon progo, Sleman dan kabupaten bandung.
Penyerahan Penghargaan dilangsungkan  di Grand BallRoom Balai kartini Jakarta (8/12) 2014, oleh  Menparb, Yuddy Crisnandi dengan didampingi Mendagri dan Deputi RBKUNWAS/ M, Yusuf Ateh kepada para Bupati dan Walikota .
Menurut Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda, Iskandar, S.STP, Tahun ini Kota Sukabumi mengalami kenaikan  sebesar 0,16 , tahun 2013 (70,65) dan pada 2014 memperoleh nilai 70, 81, sementara Komponen yang dinilai antara lain perencanaan kinerja (26,24) , pengukuran kinerja ( 15,20,  , pelaporan kinerja (11, 10) , evaluasi kinerja (6,12)  dan capaian kinerja( 12,10) .
Walikota , H.Mohamad Muraz, SH, MM ketika dimintai keterangannya oleh sejumlah awak media “ Kami tetap belum merasa  puas selama lima kali memperoleh   penghargaan LAKIP  dari Menteri Dalam Negeri Tjahyo Kumolo,  masih dalam katagori B , sebenarnya bisa mendapat nilai A. hanya karena beberapa faktor, akhirnya meraih nilai B.   “Kita memang konsisten meraih penghargaan LAKIP.” ujarnya 
“Pemerintah Kota Sukabumi akan kembali membuat terobosan baru, khususnya dalam bidang pelayanan terpadu satu atap, untuk masyarakat miskin, diantaranya melalui pelayanan Jamkesmas (Jaminan Kesehatan Masyarakat), Jamkesda (Jaminan Kesehatan Daerah), dan Kartu Sehat,  dengan demikian, masyarakat  tidak perlu lagi datang ke RT dan RW masing-masing, karena cukup dilayani di satu instansi terkait saja
“Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) merupakan sebuah Laporan yang berisikan akuntabilitas dan kinerja dari suatu instansi pemerintah. Untuk Pemerintah daerah tingkat propinsi dan Kota / Kabupaten instansi pemerintah adalah Satuan Kerja Perangkat daerah (SKPD) diberikan hak dan tanggung jawab untuk mengelola sendiri administrasi dan keuangan”.
Penyusunan LAKIP berdasarkan siklus anggaran yang berjalan 1 tahun secara lengkap memuat laporan yang membandingkan perencanaan dan hasil. Dalam penyusunan suatu kegiatan belanja, dibuat suatu masukan mengenai besaran dana yang dibutuhkan, hasil sesuatu bentuk nyata yang diperoleh dari dana yang dikeluarkan. Manfaat diperoleh karena kegiatan belanja tersebut dilaksanakan serta dampak yang dihasilkan karena pelaksanaan suatu kegiatan belanja./dendayasa,SIp .

Kamis, 06 November 2014



Sukabumi,
Walikota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, SH,MM adalah salah satu peserta baru  dari 30 Walikota – bupati yang telahmelakukan penandatanganan Piagam Komitmen Kota Hijau dan Urban Greening Forum 3 sebagai bentuk nyata komitmen Pemerintah kabupaten/kota terhadap perwujudan Kota Hijau di Indonesia.
Upacara  Penandatanganan dilangsungkan di Jakarta (6/11) disaksikan oleh Plt. Direktur Jenderal Penataan Ruang Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera) Imam S. Ernawi.
Direktur Perkotaan Ditjen Penataan Ruang Dadang Rukmana, 30 Kabupaten/Kota peserta baru antara lain  Kota Sukabumi,  Kota Langsa, Kabupaten Pidie Jaya, Kota Tebing Tinggi, Kota Payakumbuh, Kota Lubuklinggau, Kabupaten Muara Enim, Kota Jambi, Kabupaten Lampung Timur, , Kabupaten Cirebon, Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Temanggung, Kabupaten Cilacap , Kabupaten Grobogan, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kota Pontianak, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kabupaten Jembrana, Kabupaten Minahasa Utara, Kabupaten Takalar, Kabupaten Jeneponto, Kabupaten Sidenreng Rappang, Kota Palopo, Kabupaten Wakatobi, Kabupaten Konawe Selatan, Kabupaten Bombana, Kabupaten Banggai, Kabupaten Parigi Moutong, Kota Tidore Kepulauan, dan Kota Ternate.
Dadang Rukmana menilai program stimulus ini telah berhasil. “Evaluasinya positif, sebagai program stimulus kita nilai berhasil hal ini ditunjukan dengan yang tadinya kabupaten/kota tidak memiliki program pengembangan kota hijau jadi punya bahkan bisa 7 kali lipat dari yang kita fasilitaskan, sekitar 7 sampai 8 miliar termasuk pembebasan lahan dari dana APBD,”tutur Dadang.
Lebih lanjut Dadang menuturkan dana tersebut tergantung luas lahan, adapun luas lahan 1 ha dapat menelan biaya 1,5 miliar sampai 2 miliar.
“Tapi itu tidak termasuk harga lahan, karena lahan harus disediakan oleh Pemerintah Daerah,”lanjut Dadang.
Plt. Direktur Jenderal Penataan Ruang Kementerian PU-Pera  mengungkapkan ,  ke-30 kabupaten/kota tersebut dipandang  telah memenuhi  persyaratan  yang telah ditentukan, “ Terdapat  3 atribut yang telah mereka penuhi  meliputi  dari segi planning dan design yang  betul-betul pro green, kedua masyarakat di daerah setempat didorong untuk lebih pro green lalu ketiga memfasilitasi dan membantu pemerintah daerah untuk mewujudkan ruang terbuka hijau,”ujarnya.
Direktorat  Jenderal Penataan Ruang  sendiri  telah bekerja sama dengan pemerintah kota/kabupaten dan komunitas hijau yang terdapat pada kota/kabupaten tersebut dalam merintis pembentukan Program Pengembangan Kota Hijau (P2KH)  yang merupakan salah satu upaya mengimplementasikan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).ujarnya.

Minggu, 02 November 2014



Sukabumi,
Gerak jalan merupakan gerakan olah tubuh kaki dan tangan,  melatih fisik , memupuk , meningkatkan  kesehatan kebugaran  jasmani , melalui gerak jalan santai atau  gerak jalan rekreatif sebagai olah raga termurah, tapi besar  manfaatnya bagi pengembangan   tali persauadaraan. Sedangkan melalui gerak jalan prestasi akan terbangun rasa kedisplinan dan kebersamaan .



Mencermari betapa  pentingnya makna  gerak jalan , maka Walikota dan Wakil Walikota  sukabumi,  tidak segan-segan  untuk  baur dengan warganya  melakukan kegiatan dimaksud sebagaimana yang dilangsungkan baru-baru ini minggu pagi (2/11) 2014 bersama keluarga besar SMP Mardiwaluya jalan Ir. H. Juanda dan Warga Kecamatan Citamiang sebagai lintasan start dan funish.

Kehadiran H. Mohamad Muraz, SH.MM ditengah-tengah keluarga besar SMP MY dan Wakil Walikota , H. Achmad Fachmi, SAg,MM.Pd di lingkungan warga  Kecamatan citamiang benar-benar bagaikan kegunturan madu, luapan kegembiraan menyelimuti mereka, sehingga nunsa foto bareng menjadi  suatu harapan yang terlukis    ceria dengan sang penguasa kota.

Walikota maupun Wakil Walikota  mengemukakan Aktifitas belajar menuntut tingkat kesegaran dan kebugaran jasmani yang prima. Tanpa kesegaran dan kebugaran , aktifitas kita akan menjadi lembek, kurang bersemangat, bahkan menjadi lesu atau loyo.

"Mungkin inilah mengapa pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan dikatakan bagian tidak terpisahkan dari pendidikan secara keseluruhan. Ingat, sebuah pepatah mengatakan “dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat (men sana in corporesano)".

 Oleh karena itu" ungkap Walikota " kita harus selalu berolahraga secara teratur. Gerak jalan juga termasuk berolahraga. Berolahraga harus megikuti aturan, agar sesuatu yang kita lakukan itu tidak sia-sia. Aturan aturan dalam gerak jalan antara lain, badan harus tegak, pandangan lurus dan sikap kaki yang benar agar berolahraga kita tidak terganggu kaki yang keseleo atau juga bias kaki kita melepuh.

Pada hari dab tanggal yang sama Wakil Walikota , H. Achmad Fachmi, SAg,MM.PD melepas dengan resmi Gerak jalan santai di Kecamatan Citamiang. , anak-anak, remaja dan dewasa semua terjun ke jalan bersuka ria melaksanakan olah raga termurah , meriah dan besar manfaatnya upaya meningkatkan silaturakhim.


Luviana Adam mengenakan Gaun warna biru plat putih,
SUKABUMI –

Melalui Muyawarah Daerah  (Musda) ke 13 DPD KNPI kota Sukabumi yang dilangsungkan di Gedung Juang 45 kamis malam, (30/10/2014). Luviana Adam  terpilih menjadi Ketua Umum DPD KNPI  periode 2014-2017 dengan meraih 47 suara.

Berada di urutan  kedua  Firman Taufiq dengan  meraih jumlah 25 suara dan Ruslan 0 suara. Total suara yang diperebutkan semua 75 suara dan abstain 3 suara. proses pemilihan berjalan dengan  aman dan lancar dibawah pengawalan ketat jajaran aparat kepolisian.

Musda tersebut dibuka secara resmi oleh Walikota, H. Mohamad Muraz, SH MM dengan dihadiri , Pimpinan dan Anggota DPRD, unsur Muspida, para Kepala OPD (Organisa Perangkat Daerah) dan Instansi Vertikal terkait, para Ketua Organisasi Pemuda dan Organisasi Mahasiswa se Kota Sukabumi, para Peserta Muskot XIII DPD KNPI serta undangan lainnya.

 Dalam kesempatan tersebut Walikota mengemukakan, sebagai sebuah gerakan yang mewadahi berbagai organisasi pemuda, KNPI dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia, telah tampil sebagai sebuah gerakan, dengan ciri yang sangat khas. Dalam setiap aktifitas dan gerakannya, KNPI senantiasa menitikberatkan pada sisi intelektualitas dan nasionalisme, tanpa kehilangan karakteristik sebagai sebuah gerakan kaum muda yang dinamis, optimis dan meledak-ledak.  

Dengan demikian,” ungkap H. Mohamad Muraz, SH MM “ KNPI telah menjadi sebuah organisasi kepemudaan terdepan di Indonesia, serta telah memberikan kontribusi yang sangat besar bagi pembangunan watak dan karakter bangsa, Hasilnya cukup memuaskan dan membanggakan semua pihak. Sebagai salah satu buktinya, banyak para tokoh yang memulai kiprah organisasinya di KNPI, serta menempati posisi penting dan strategis, baik di birokrasi pemerintahan, politisi dan pengusaha, maupun dosen, wartawan dan sebagainya. .   

 Luviana Adam mengenakan baju warna biru plat putih, celana hitam berdiri sebelah kiri Walikota, pada upacara peringatan Hari Sum Pemuda 28 oktober 2014 di podium kehormatan lapangan merdeka.
S