Jumat, 24 Oktober 2014




 Sukabumi,

Dua  agenda penting yang berkenaan dengan Peringatan Tahun Baru Islam  , yang  pertama adalah kewajiban seluruh umat Islam  untuk  memperingati dan mengagungkan hari-hari besar islam, karena apabila bukan oleh umat Islam, oleh siapa lagi hari-hari besar islam diperingati.  Kedua  setiap Hari Besar Islam  sesungguhnya sarat dengan makna filosofis dan praktis yang dapat menjadi acuan dalam memperkuat kadar keimanan dalam rangka menata kehidupan yang lebih baik.    
Wakil Walikota Sukabumi, H. Achmad Fahmi, S.Ag., M.M.Pd. pada acara pembukaan   Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1436 hijriyah, di Masjid Agung  Jumat pagi, (24/10) 2014 yang diawali dengan  kegiatan Khotmil Quran ,  Shalat Subuh Berjamaah  dan  Kuliah Subuh, yang disampaikan oleh Mubaligh, Drs. K.H. Yusuf Ramdhan.
Selanjutnya   diharapkan Wakil Walikota ,  Pergantian Tahun Baru Hijriyah   hendaknya dijadikan momentum yang tepat bagi seluruh umat Islam  untuk melakukan instropeksi diri  serta perenungan atau tafakkur, karena dapat melihat berbagai kekurangan dan kesalahan secara obyektif, sehingga dapat memperbaiki dan meningkatkan kualitas hidup pada masa mendatang.   
 Menurut Asisten Prekonomian dan Pembangun , Drs. H. Kostaman, MM selaku ketua panitya penyelenggara bahwa dalam rangka menyambut Tahun Baru 1436 Hijriyah di kota sukabumi diisi dengan berbagai kegiatan meliputi , Sujud Syukur, Doa Akhir Tahun, Shalat Maghrib Berjamaah, Doa Awal Tahun dan Shalat Isya Berjamaah, dilanjutkan Pawai Taaruf dan Pawai Obor Keliling Kota.
Peserta pawai tersebut  terdiri  Pasukan Bendera dan Drum Band, TNI, Polri, PNS, Pengajian Ibu-Ibu, Ormas Islam, Pelajar, Mahasiswa, dan peserta perwakilan dari 7 kecamatan se Kota Sukabumi dengan  rute  start dari Jalan R. Syamsudin, S.H., tepatnya dari depan Balaikota  masuk ke Jalan Suryakencana, Jalan Bahayangkara, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Jenderal A. Yani, Jalan Siliwangi  dan   finish kembali  di Jalan R. Syamsudin, S.H.,.
Kegiatan lain dalam menyambut tibanya tahun baru islam di kota sukabumi antara lain ,Lomba Mewarnai Masjid Agung bagi anak TK, RA, SD dan MI, serta Lomba Karya Tulis bagi pelajar SMP, MTs, SMA, SMK dan MA, bertempat di Halaman Masjid Agung,


Sukabumi
Sebagai Bangsa Indonesia kita harus bangga, bahwa  batik telah menjadi tren nasional  bahkan  diakui oleh Badan PBB sebagai warisan kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi dari Indonesia,, Artinya batik tidak hanya diakui di dalam negeri  tapi telah  menjadi warisan budaya dunia.Oleh karena itu  sudah sepantasnya kita menghormati, menghargai  dan yang lebih penting lagi menggunakan batik  sebagai bentuk kebanggaan kita akan produk negeri sendiri.    
Walikota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, SH,MM ketika membuka dengan resmi acara pesona Batik Sukabumi 2014 yang dilangsungkan di Supermall Sukabumi dalam rangka memperingati hari Batik Nasional yang diprakarsai oleh Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda)  bekerjasama dengan Disporarekraf  dan Diskopperindag ( 22/10)  2014.    
 Selanjutnya  H. Mohamad Muraz, SH,MM  secara apresiatif   menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada para pengusaha dan produsen batik yang kerap bermunculan di Kota Sukabumi dengan menampilkan motif batik ciri khas Kota Sukabumi  diantaranya  motif bunga pala, pisang kole, pakujajar  dan tanaman teh.
“Ke Depan  Para Produsen Batik dapat menambahkan motif Ikan Khas Kota Sukabumi, Karena kota sukabumi juga terkenal sebagai daerah budidaya ikan” ujarnya.   
  “Pemerintah Kota Sukabumi akan terus mendorong para pengusaha batik untuk terus berkarya, karena batik merupakan salah satu usaha ekonomi kreatif, yang perkembangannya tergantung pada kreatifitas para desainer . Pemkot   akan terus  menggalakkan penggunaan batik khas Kota Sukabumi, bagi para karyawan khususnya PNS di lingkungan Pemkot Sukabumi. dengan harapan  motif batik Kota Sukabumi semakin dikenal diseluruh pelosok tanah air dan  dunia Internasional”lengkapnya.
Kegiatan Pesona Batik Sukabumi 2014  diisi dengan penampilan fashion show busana batik oleh para istri jajaran Muspida , pameran batik khas Kota Sukabumi dan pemberian penghargaan bagi para desainer batik Kota Sukabumi   





Kamis, 23 Oktober 2014


Walikota bersama Ketua DPRD , Direktur dan Wadir pada upacara peletakan batu pertama pembangunan 
 gedung perawatan VIP (ruang anak)dan peresmian alat penghancur batu ginjal  RSUD R, Syamsudin, SH 
 Kota Sukabumi  (23/10/2014)
SUKABUMI –

Jumlah pasien yang menggunakan jasa pelayanan kesehatan  pada  Rumah sakit Umum daerah (RSUD)  R. Syamsudin SH kota sukabumi , semakin hari  mengalami peningkatan,  sehingga diperlukan adanya tingkat  kesiapan dan persiapan ruang rawat inaf  memadai  yang  mampu menampung  seluruh pasien yang  ada .

Upaya  mencermati kondisi demikian,  pemerintah kota sukabumi   pada tahun 2015 melalui manajemen Rumah sakit  akan   melakukan  penambahan  ruang rawat inap tersebut.

Walikota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, SH MM  pada upacara   Peletakan batu pertama pembangunan gedung perawatan VIP (ruang anak)dan peresmian alat penghancur batu ginjal di RSUD R, Syamsudin, SH   (23/10/2014) dengan dihadiri Ketua DPRD , H.Mokh.Muslikh Abdussyukur,SH.,M.Si

 Sebenarnya “ungkap Walikota  sangat sulit untuk  memprediksi kebutuhan pasien  karena tingkat kesadaran masyarakat semakin tinggi , apalagi  layanan BPJS mempermudah masyarakat untuk mendapatkan layanan kesehatan.

“Saya sudah meminta kepada manajemen rumah sakit untuk menambah ruang perawatan VIP bagi kelas menengah, jangan sampai mereka dirawat di kelas III,”.

Menurut direktur Utama RSUD R Syamsudin, SH, dr. Suherman, MKM,  gedung Anyelir  akan  dibangun lima lantai dengan anggaran Rp10 miliar dari anggaran BLUD rumah sakit memiliki daya tampung 48 tempat tidur khusus VIP. Sedangkan anggaran untuk membangun gedung Tanjung berasal dari bantuan gubernur Rp 6,9 miliar.

Lebih lanjut diungkapkan  dr. Suherman,MKM,– RSUD R Syamsudin SH  sudah tidak adaptif terhadap perkembangan zaman.  Bukan saja ruang perawatan yang dirasakan kurang, sama halnya  ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD).

“Khusus untuk IGD, manajemen RSUD berencana memperluasnya, mengingat kondisi eksisting sudah tidak layak lagi . Kapasitas tempat tidur 16 unit, tidak mampu menampung pasien yang mencapai 80 orang setiap hari”

“Kita sudah buat marketnya yang diberi nama IGD Ponek dengan kapasitas tempat tidur yang lebih banyak,  IGD Ponek akan beridir di atas lahan milik Pemkab Sukabumi yang saat ini berfungsi sebagai rumah dinas wakil bupati.Penggunaan lahan milik pemkab ini sebagai salah satu hasil kesepakatan MoU antara wali kota dan bupati beberapa waktu lalu.

“Teknisnya belum, yang penting ada MoU dan tahun depan bisa dibuatkan DED serta dibangun, sehingga 2016 sudah bisa ditempati,” jelasnya.  pasien yang  berobat ke RSUD R Syamsudin SH, tidak hanya dari kota saja dan 62 % dari kabupaten”

Rabu, 22 Oktober 2014


 Sukabumi,

Luapan kegembiraan menyelimuti masyarakat  kota sukabumi, khususnya warga  kecamatan Citamiang, bahwa Pesta Kreatif Ke 2  Bulan Peningkatan Kreativitas dan Prestasi Bidang Olahraga Seni dan  Sosial  Budaya  dilengkapi dengan   Seminar Bisnis UKM (Usaha Kecil dan Menengah) Tahun 2014 dengan menghadirkan  nara sumber utama Pakar Marketing UKM,  Hermas Puspito  dari  CEO PT Ednovate, Founder WebPraktis.Com, dan Digital Marketing Expert .

Menurut Camat Citamiang, Punjul Saepul Hayat, S.STP,  materi yang disampaikan melalui  seminar ini meliputi Marketing Plan, Selling dan Internet Marketing  , sebagai langkah antisipasi dalam  menghadapi MEA (Masyarakat Ekonomi Asean).

Kegiatan tersebut dbuka secara resmi oleh  Wakil Walikota Sukabumi, H. Achmad Fahmi, S.Ag., M.M.Pd., diruang pertemuan kecamatan citamiang (21/10)  dengan dihadiri  para Asisten dan Staf Ahli, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah dan Instansi terkait, para Camat dan Lurah, serta undangan lainnya.  

Melalui Pendidikan dan Pelatihan manajemen dan wirausaha ini  diharapkan Wakil Walikota dapat  meningkatkan kuantitas dan kualitas serta daya saing produk UKM bagi pengembangan  dan peningkatan  pendapatan  para pelaku UKM di Kota Sukabumi.  

“Para pelaku UKM di Kota Sukabumi khususnya di Kecamatan Citamiang, mampu bersaing dengan para pelaku UKM lainnya, baik dari dalam maupun dari luar negeri, khususnya menghadapi dan diberlakukannya MEA, pada akhir tahun 2015 mendatang”.ujarnya

Selanjutnya Wakil Walikota secara aprestiatif menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan setingginya kepada Camat kecamatan citamiang beserta jajaran panitya  yang telah berupaya optimal menyelenggarakan seminar ini, karena  memiliki nilai yang cukup berarti bagi  para pelaku UKM, dalam menambah pengetahuan, wawasan dan keterampilan, khususnya dalam melakukan peningkatan dan pengembangan  termasuk strategi pemasaran  berbagai produk yang dihasilkannya.  Ujarnya/Akiryadi/dens  

Selasa, 21 Oktober 2014



 Sukabumi,

Ruang Terbuka Publik (RTP) maupun ruang terbuka hijau (RTH) di Kota Sukabumi kini telah mengalami penurunan yang sangat drastis, baik ditinjau dari sisi Kuantitas maupun kualitas , mengakibatkan  penurunan kualitas Lingkungan Hidup Perkotaan (LHP), yang berdampak pada  sendi kehidupan perkotaan.

Terjadinya bencana alam, meningkatnya pencemaran udara dan menurunnya produktivitas masyarakat, akibat terbatasnya ruang yang tersedia untuk interaksi sosial.

Mencermati kondisi demikian Pemerintah Kota Sukabumi segera beranjak cepat melakukan Uji Publik Raperda (Rancangan Peraturan Daerah) Tentang Penyediaan dan Pemanfaatan RTH yang dilangsungkan  21/10  2014  di Gedung Juang 45.

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Walikota , H. Achmad Fahmi, S.Ag., M.M.Pd. dengan dihadiri Pimpinan DPRD , para Kepala Satuan kerja perangkat daerah (SKPD) serta undangan lainnya.

Dikemukakan Wakil Walikota  dengan semakin meningkatnya pertumbuhan penduduk dan pembangunan di Kota Sukabumi, sangat berdampak pada perubahan struktur kota dan penurunan kualitas lingkungan. Untuk itu, “ungkap  H. Achmad Fahmi, S.Ag., M.M.Pd. diperlukan adanya  upaya dan komitmen, untuk menjaga keserasian dan keseimbangan lingkungan hidup  dengan adanya Perda (Peraturan Daerah), Tentang Penyediaan dan Pemanfaatan RTH.

 Menurut  Asisten Pemerintahan Setda  Drs. H. Andri Setiawan, M.M., selaku Ketua Panitia Penyelenggara menjelaskan, kegiatan ini diikuti oleh para Kepala OPD dan Instansi Vertikal, para Camat dan Lurah, unsur Pengusaha Hotel dan Restoran, unsur Pengembang dan unsur Privat Sektor lainnya,  Alim Ulama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Wanita dan Pemuda dengan nara sumber  antara lain  Kepala DPSPP , Kepala BPMPT (Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu) dan  Kepala Kantor Lingkungan Hidup Kota Sukabumi.
“ Uji public ini  untuk memberikan informasi dan untuk memperoleh bahan masukan ,  saran dari berbagai pihak dan para pemangku kepentingan lainnya. Untuk memperoleh solusi, agar dalam melakukan penyusunan Raperda dapat lebih baik dari mulai filosofis dan yuridis, hingga sosiologis, yang pada muaranya dapat menjadi payung hukum”,ujarnya

Senin, 20 Oktober 2014




 Sukabumi,
Dalam rangka menyambut tibanya tahun baru hijriyah 1436/2014 Pemerintah daerah bekerjasama dengan MUI  kota sukabumi akan menggelar berbagai kegiatan meliputi kuliah subuh , Lomba mewarnai masjid agung bagi anak2 TK/RA,SD/MI, Lomba menulis bagi siswa –siswi SLTP/MTs, SLTA/MA , Tabligh, Sujud syukur,  doa awal dan akhir tahun Pawai taaruf, dialog huriyah, dialog kader ulama, Gebyar tahun baru huriyah.
Asisten Prekonomian dan pembangunan Setda, Drs. H. Kostaman, MM selaku Ketua umum Tarhib Muharam tahun baru islam huriyah 1436 h pada kesempatan rapat pemantapan  Tarhib yang dilangsukan di ruang pertemuan Setda (21/10)  dengan diiikuti  Sekretaris MUI, Drs. H. Muh. Kusoy,MM, TNI, Polri, MUI, , OPD terkait, aparat wilayah  Kecamatan jajaran pengurus Majlis Taklim serta  undangan lainnya.
Menurut Sekretaris Umum, Drs. H. Muh. Kusoy,MM kegiatan Tarhib akan dilangsungkan selama 3 hari dari tanggal 24 hingga 26 oktober 2014 yang akan dibuka secara resmi oleh Walikota pada acara  kuliah subuh di masjid agung (24/10)    dengan  mubaligh Drs.KH. Rizal Yusuf Ramdhan.
Pada hari dan tempat yang sama  “ungkap Kusoy”  diselenggarakan , Lomba mewarnai masjid agung bagi anak2 TK/RA,SD/MI dan  Lomba menulis bagi siswa –siswi SLTP/MTs, SLTA/MA , sedangkan untuk kegiatan Tabligh, Sujud syukur dan  doa akhir tahun 1435 h dan shalat magrib, doa awal tahun 1436 h serta  sholat isya di masjid Jamie Al-Ikhlas Setda/ balaikota.
 Pawai Taaruf  start f finish di halaman balaikota   dengan rute jln. R. syamsudin SH, jln. Suryakencana, jln. Bhayangkara, jln. A,Yani , jln. Jend. Sudirman, jln. Siliwangi, jln. Syamsudin dengan Urutan bendera dan drum band-TNI dan Polri, PNS/ASN Pengajian ibu2, Ormas islam, pelajar dan mahasiswa dan terakhir  rombongan dari  kecamatan’ ujarnya