Sabtu, 27 September 2014



 Sukabumi,

1500 tahun yang lampau Rosullulah SAW mengingatkan kita untuk mencari rizki dilangit, bukan untuk menembaki seekor burung, akan tetapi berbisnis khususnya  dibidang  transportasi lebih banyak dilangit , lebih aman  dan mudah urusannya yang belum bisa kita ikuti secara keseluruhan .


 Kepemimpinan Tidak diatur tersendiri ,  kita Sebagai umat islam tentunya  harus merujuk kepada kepemimpinan  Rosulullah SAW dan yang disebut dengan  pemimpin bukan hanya  presiden, gubernur, bupati walikota, para camat lurah, para ketua RW dan RT, akan tetapi kita semua sebagai pemimpin kelurga dan bagi yang belum berkeluarga minimal bisa memimpin dirinya sendiri serta stafnya.

Walikota, H. Mohamad Muraz, SH,MM pada kesempatan  sholat subuh berjamaah di masjie jamie Al-Ikhlas  setda  dengan dihadiri Wakil Walikota, H. Achmad Fachmi, SAg,MM.Pd, Jajaran Pengurus MUI, unsur Kepala SKPD beserta Staf , Ketua dan Wakil Ketua TP.PKK ,Dharma Wanita serta Santriawan-santriwati masjid Al-Ikhlas minggu (28/9) 2014.


"Kepala keluarga juga pemimpin , apakah kepala keluarga  itu  pengusaha atau tukang beca sama –sama pemimpin, tidak menutup kemungkinan dihadapan  Allah subahanahu Wata ala , tukang beca itu  yang lebih mendapat  kemuliaan, apabila  kepemimpinannya mengacu kepada kepimimpinn Rosulullah SAW".ujarnya


Lebih lanjut dikemukakan  H. Mohamad Muraz, SH,MM , Kalau menjadi pemimpin harus Adil, amanah, jujur dan  professional  , antara kata dan prilaku harus sesuai, artinya harus menjadi tauladan yang benar , Rosullullah SAW konsisten lebih mengutamakan  terhadap  kaum yang lemah dan tertindas . pada umumnya godaan  seorang pemimpinyang paling kuat  adalah harta, tahta dan wanita, lupa diri, sombong banyak uang  dan banyak main istri,  Ini yg harus dijaga dan dihindari.


Rosulullah SAW menjadi pemimpin itu konsisten antara ucapan dan perbuatan “ Kita telah menghimbau dengan keras kepada  perusahaan untuk memberlakukan   Upah Minimum Kota (UMK), sementara Tenaga Harian Lepas (THL) yang ada di lingkungan Pemerintah daerah masih  dibawah UMK, oleh karena itu Walikota mengharapkan kepada seluruh kepala  SKPD ( Satuan Kerja Perangkat Daerah)  konsisten  untuk lebih memperhatikan  nasib  THL  jangan sampai dibawah Upah Minimum Kota  ( UMK ). Ujarnya/dendayasa,SIp


0 komentar :

Posting Komentar