Senin, 16 Desember 2013



 Kadeudeuh Walikota untuk Dennisa




RANGKAIAN kegiatan penggerak masyarakat penghafal Al- Quran dari kalangan peserta didik  mulai jenjang  Taman Kanak-kanak, Paud dan RA hingga SMA, SMK dan Madrasyah Aliyah. Agenda dua hari itu berakhir, tanggal 6 Jumat pekan pertama Desember. Walikota, H M. Muraz, menyerahkan piagam kepada 105 peserta di Mesjid Agung, Kota Sukabumi. 


            Kepada peserta yang berhasil mengalunkan hapalan Al Quran, baik anak-anak prasekolah mulai QS. An Naas sampai Al- Lail, murid SD, MI dan MD juz 30. Siswa SMP, Tsanawiyah juz 30 dan 1 juz lainnya serta siswa SMA/ SMK dan Aliyah Juz 30 dan 2 juz lainnya.


            Kepada mereka itu semua, Walikota selain menyerahkan piagam juga sejumlah uang kadeudeuh Rp 95.000 tingkat TK / Paud dan RA. Sebesar Rp 142. 500 untuk SD,MI dan MD. Senilai Rp 190. 000 untuk tingkat SMP/ Mts sejumlah Rp 190. 000 terakhir golongan SMA. SMK dan Aliyah, masing-masing memperoleh  senilai Rp 237. 500.  


            “Dari 388 peserta penggerak masyarakat penghafal Al- Quran memang hanya 105 yang setelah melalui penilaian layak meraih predikat penghafal terbaik. Memang tak memunculkan kalangan peserta dengan predikat juara. Karena lebih ditujukan pada ukhuwah Islamiyah,” jelas Ketua panitia penggerak Penghafal Al- Quran, H.M.N. Hanafie Zain.


            Walikota, H.Mohamad Muraz menyatakan, rangkaian pelaksanaan agenda penggerak penghafal Al- Quran bersifat individu dan berjenjang. H. Mohamad Muraz mengingatkan para penghafal Al- Quran  disetiap sekolah dilombakan dan mendapatkan pembinaan yang benar-benar.

            “Sehingga para peserta mendapatkan bekal yang lebih baik lagi. Kita juga berharap dengan adanya kegiatan masyarakat penggerak penghafal Al Quran. Peserta akan lebih berkiprah di masyarakat serta berprestsi di sekolah masing-masing serta pada gilirannya mengharumkan  nama sekolah,” papar H. Mohamad Muraz. 


            Diusaksikan Kepala Kemendag Kot sukabumi, dan Ketua LPTQ, Walikota menyatakan, dengan pelaksanaan kegiatan penggerak masayrakat penghafal al Quran, dapat mendorong demi tumbuhnya minat membaca Al –Quran, dan senantiasa mengasah akal dan hati. 


“Karena kita meyakini, akal dan hati yang selalu dekat dengan Al Quran akan melahirkan penghafal yang mempunyai intelektual yang tinggi dan terbina sepanjang hidupnya sehingga mewujudkan generasi rahmatan lil ‘alamin,” tandas H. Mohamad Muraz. [HS2SMI].-   

                                                       

0 komentar :

Posting Komentar