Sabtu, 21 Desember 2013

Foto dok/ Hari Humas Kota smi

Sukabumi,

Al Quran merupakan kallamullah  yang diturunkan sebagai mukjizat kepada Nabi  Muhammad SAW dan  Al Quran diturunkan untuk  dijadikan pegangan hidup bagi umat manusia yang ingin mencapai kebahagiaan di dunia maupun di akhirat.


 Sebagai langkah strategis dalam mendalami arti, makna, isi  kandungan dan keindahan Al quran serta meningkatkan keimanan dan  ketaqwaan kehadirat  Allah SWT adalah melalui  penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ).


MTQ pelajar tingkat Kota Sukabumi menurut Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Drs. H. Ipin Syaripin, M.Si., ( Panitia Penyelenggara) meliputi Cabang Tilawah dan Hifdzil Quran SD dan MI, SMP dan MTs, serta SMA, SMK dan MA.  Cabang Syarhil Quran dan Fahmil Quran.  Melalui Tema MTQ 2013 “ Dengan Semangat MTQ Pelajar Ke-4, Kita Tingkatkan Pemahaman dan Pengamalan Isi Kandungan AL-Quran, Sebagai Perwujudan Akhlakul Karimah, Menuju Kota Sukabumi Yang Rahmatan Lil Alamin.


MTQ Pelajar tingkat kota sukabumi dilangsungkan selama  2 hari yakni dari tangal 19 s/d 20 desember 2013 , dibuka secara resmi oleh Walikota , H. Mohamad Muraz, S.H., M.M., di Lapangan Merdeka  dan ditutup secara resmi oleh Sekretaris Daerah  selaku Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ), Dr. H.M.N. Hanafie Zain, M.Si. di Gedung Pusat Kajian Islam.


Tampil sebagai juara umum adalah Kecamatan Citamiang yang merupakan  keempat kalinya  untuk memboyong Trophy Bergilir  secara berturut-turut. Sedangkan  untuk juara pertama devile kafilah, diraih oleh  Kecamatan Cibeureum, juara kedua Kecamatan Gunungpuyuh, dan juara ketiga Kecamatan Warudoyong.


Sekretaris daerah atas nama Walikota menyerahkanTrophy, Piagam Penghargaan dan Uang Pembinaan kepada para juara  serta Trophy Bergilir kepada Kecamatan Citamiang . 


Walikota H. Mohamad Muraz, SH MM mengemukakan, MTQ Pelajar yang dilaksanakan secara berkala ini, telah memberikan arti yang sangat besar terhadap syiar agama Islam serta dari tahun ke tahun mengalami perkembangan yang cukup pesat. Hal tersebut “ungkap Walikota” patut disyukuri agar  MTQ  ini tidak hanya sebatas pada  tataran syiar, akan tetapi  sebagai pendidikan dan pembinaan kesalehan umat, disamping kecerdasan dan keterampilan, guna melahirkan generasi yang cerdas, terampil dan berakhlak mulia.

0 komentar :

Posting Komentar