Rabu, 14 September 2011


Kota Sukabumi-Pelita
Pemerintah Kota Sukabumi akan membentuk tim adhoc terkait proyek pembangunan ruas jalan lingkar selatan segmen 1 sepanjang 6,9 km yang menghubungkan wilayah Cibolang, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi hingga Jl. Pelabuhan Dua Wilayah Kecamatan Warudoyong Kota Sukabumi. Tim adhoc tersebut terdiri dari unsur Bappeda, Dinas Pekerjaan Umum, dan dinas terkait lainnya.
Kepala Bappeda Kota Sukabumi Hanafie Zein mengatakan, dibentuknya tim adhoc tersebut untuk menanggulangi segala permasalahan yang menyangkut teknis. Selain itu fungsinya untuk memediasi antara pelaksana proyek pembangunan dengan masyarakat.
Berdasarkan data yang diperoleh, pembangunan ruas jalan lingkar selatan untuk segmen 1 antara Cibolang-Jl. Pelabuhan  Dua sepanjang 6.9 km. Sedangkan untuk segmen 3 yang menghubungkan Jl. Amir Wirahadikusuma dengan Selakaso sepanjang 6,7 km.
Saat ditanya mengenai terhambatnya pembebasan lahan yang dimiliki 3 warga di Kecamatan Cibeureum yang berada di lintasan jalur lingkas selatan segmen 3, menurut Hanafi, nantinya juga menjadi tugas tim adhhoc untuk menjadi mediasi untuk mencarikan solusi terbaiknya seperti apa.
“Kita akan mencari solusi terbaik terkait terhambatnya pembebasan lahan warga di wilayah itu,” katanya usai menghadiri rapat koordinasi pembangunan jalan lingkar selatan di Ruang Oproom Balaikota Sukabumi, Rabu (14/9) yang dipimpin langsung Walikota Sukabumi.
Hadir pula Kabid Pembangunan Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Barat, Slamet Hermanto, Kepala Balai Pemeliharaan Jalan (BPJ) Wilayah II Sukabumi Yeyet Hidayat, Kapolres Sukabumi Kota AKBP, Anwar serta seluruh kepala dinas terkait.
Sementara itu Kabid Pembangunan Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Barat, Slamet Hermanto mengatakan, total biaya segmen 1 Cibolang-Jl. Pelabuhan II Rp. 70,7 miliar sepanjang 6,9 km. Sedangkan lebar jalan dua lajur tersebut sekitar 7 meter dengan waktu pelaksanaan  500 hari kalender.
“Sampai saat ini tidak ada masalah karena pembebasan lahan sudah selesai, sedangkan pengerjaannya baru sampai mobilisasi dan meratakan tanah,” ungkapnya. (bud/4)

0 komentar :

Posting Komentar